Emas mendatar seiring optimisme perdagangan mengangkat aset berisiko
Friday, 13 September 2019 10:02 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS Spot EmasPalladium

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat, berada di jalur untuk penurunan mingguan ketiga seiring optimisme terkait pembicaraan perdagangan AS-China mengipasi sentimen risiko, sementara paladium melayang di sekitar rekor puncaknya di tengah kekhawatiran terkait ketatnya pasokan logam autokatalis.

Harga Emas Spot diperdagangkan mendatar di $ 1,497.81 per ounce, pada pukul 01:05 GMT. Harga telah turun sekitar 0,6% sejauh minggu ini, menuju penurunan mingguan ketiga beruntun. Emas berjangka AS turun 0,1% menjadi $ 1,505.50.

Palladium mencapai rekor tertinggi $ 1,621.55 pada hari Kamis di tengah kekhawatiran atas pasokan yang terbatas karena kemungkinan masalah tenaga kerja di tambang Afrika Selatan. Logam ini turun 0,5% menjadi $ 1,609.85 pada awal perdagangan.

Harapan kemajuan pembicaraan perdagangan membuat selera risiko naik, pasca Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia lebih suka kesepakatan perdagangan yang komprehensif dengan China tetapi tidak mengesampingkan kemungkinan pakta sementara, bahkan ketika ia mengatakan perjanjian "mudah" tidak akan mungkin. (Tgh)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Reli Harga Emas Telah Menghidupkan Kembali Permintaan Untuk Opsi Call, Risk Reversal Terlihat
Monday, 24 February 2020 11:05 WIB

Reli emas baru-baru ini telah memperkuat ekspektasi bullish dan menghidupkan kembali permintaan untuk opsi call, yang memberi pemegang hak tetapi bukan kewajiban untuk membeli logam kuning pada harga yang disepakati pada atau sebelum tanggal tertentu. Logam kuning menembus kontrak segitiga pekan la...

Emas berjangka membukukan kenaikan mingguan hampir 4%
Saturday, 22 February 2020 02:08 WIB

Emas berjangka menguat pada Jumat ini, membukukan kenaikan sebesar 3,9% untuk pekan ini dan mencatatkan penyelesaian kontrak paling aktif sejak Februari 2013. "Emas telah menembus belenggu historisnya sebagai aset khusus ... dan sedang menuju level yang jauh lebih tinggi," ungkap Peter Grosskopf, y...

Emas Sentuh Level Tertinggi Baru 7-Tahun seiring Semakin Meningkatnya Korban Virus
Friday, 21 February 2020 20:18 WIB

Harga emas melonjak ke tertinggi baru tujuh tahun karena investor berbondong-bondong beralih ke aset surga pasca virus corona yang semakin menyebar dengan mengancam di luar China. Jumlah kasus yang dikonfirmasi di Korea Selatan melonjak ke lebih dari 200, membuat investor waspada terhadap tanda-tan...

Emas Naik Saat Masalah Virus Mendorong Global ke Aset Havens
Friday, 21 February 2020 16:59 WIB

Bintang-bintang telah disesuaikan untuk emas karena kekhawatiran wabah virus korona dapat merusak pertumbuhan, menekan aset berisiko dan menambah tekanan untuk menggabungkan kebijakan moneter yang lebih mudah untuk memicu perburuan global yang kuat untuk tempat perlindungan. Bullion menuju kenaikan...

Emas Naik, Bersiap Untuk Minggu Terbaik dalam Lebih dari 1-Bulan Terkait Virus Korona
Friday, 21 February 2020 13:43 WIB

Harga emas menyentuh level tertingginya dalam tujuh tahun pada hari Jumat dan bersiap untuk mencatatkan minggu terbaiknya dalam satu setengah bulan, karena permintaan untuk aset safe-heaven didorong oleh lonjakan kasus virus Korona baru di Korea Selatan. Korea Selatan melaporkan 52 kasus baru virus...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri sesi pagi dengan penurunan tajam
Monday, 24 February 2020 11:36 WIB Saham Hong Kong turun lebih dari satu persen pada sesi pagi hari Senin ini di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai penyebaran global virus korona, sementara perusahaan-perusahaan energi dilanda kejatuhan pada harga minyak. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.