Emas Kembali Turun, Mengalami Penurunan Untuk 3-Sesi Beruntun
Tuesday, 10 September 2019 03:32 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS

Emas berjangka ditutup lebih rendah pada hari Senin, memberikan kembali keuntungan sebelumnya untuk memperpanjang kerugian mereka ke sesi ketiga berturut-turut, karena kenaikan imbal hasil AS membebani haven logam mulia, menjelang pertemuan bank sentral utama minggu ini dan berikutnya.

Pasar emas melihat "sedikit aksi ambil untung dan konsolidasi sekitar $ 1.500," kata Jeff Wright, wakil presiden eksekutif GoldMining Inc. Dia mengatakan tidak ada aset yang dianggap sebagai haven yang berkinerja baik dalam perdagangan hari Senin.

Pasar menunggu berita dari Bank Sentral Eropa, yang bertemu pada Kamis mendatang, serta dari Federal Reserve, yang bertemu minggu depan, tambahnya.

Emas Desember turun $ 4,40, atau 0,3%, untuk menetap di level $ 1.511,10 per ons setelah diperdagangkan setinggi $ 1.523,80. Kontrak paling aktif turun sekitar 0,9% minggu lalu, menurut data FactSet.

Beberapa pakar komoditas tetap bullish dan mengarah ke perdagangan emas di atas batas $ 1.500 per ons sebagai garis demarkasi antara momentum bullish dan bearish dalam komoditas. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Emas berjangka catat penyelesaian tertinggi dalam 7 tahun
Friday, 21 February 2020 01:51 WIB

Emas berjangka naik untuk sesi keenam secara beruntun pada Kamis ini serta mencatatkan penyelesaian tertingginya sejak Februari 2013. "Kekhawatiran Corona menarik perhatian investor akan aset safe-haven," ungkap Lukman Otunuga, analis riset senior di FXTM. " wabah virus yang memberikan ketidakpasti...

Emas Jatuh dari Tertinggi 7-Thn pasca Tindakan China dalam Mendukung Ekonomi
Thursday, 20 February 2020 19:15 WIB

Emas bergerak turun lebih rendah pada hari Kamis setelah Cina mengumumkan langkah-langkah lebih untuk membatasi dampak ekonomi dari wabah coronavirus, meskipun kenaikan jumlah kasus baru di Korea Selatan terus meningkat mendekati level tertinggi tujuh tahun. Spot emas turun 0,1% pada $ 1,610.31 per...

Harga Emas Stabil Karena Tiongkok Pangkas Suku Bunga untuk Mendukung Ekonomi
Thursday, 20 February 2020 16:22 WIB

Harga emas stabil pada hari Kamis di Asia karena China mengatakan pemotongan suku bunga acuan untuk menopang perekonomian. Emas Berjangka untuk pengiriman April sedikit berubah di level $ 1,611.15 pada pukul 1:25 ET (05:25 GMT). Pada hari Kamis, People's Bank of China (PBOC) mengatakan suku bunga ...

Emas Turun dari Tertingginya 7-Tahun Terkait Tawaran Cina untuk Melindungi Dampak Virus
Thursday, 20 February 2020 12:53 WIB

Harga emas turun tipis pada hari Kamis, setelah menyentuh level tertinggi sejak Maret 2013 di sesi sebelumnya, karena langkah-langkah stimulus Cina untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus Korona memicu investor untuk memilih aset berisiko. Spot emas turun 0,1% di $ 1,609.59 per ons, pada 0253...

Emas Sentuh Tertingginya 7-Tahun Terkait Kekhawatiran Virus Terhadap Pertumbuhan Global
Thursday, 20 February 2020 08:20 WIB

Emas diperdagangkan mendekati level tertingginya tujuh tahun di tengah kekhawatiran bahwa wabah virus Korona akan menghambat pertumbuhan global, ditambah dengan spekulasi bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan moneter sebelum akhir tahun. Palladium bertahan dekat rekornya setelah membangu...

ANOTHER NEWS
Saham-Saham di Hong Kong Dibuka Dengan Kenaikan (Review)
Friday, 21 February 2020 03:39 WIB Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Kamis karena investor mengambil isyarat dari Wall Street di mana harapan bahwa irus Korona baru hanya akan memiliki dampak jangka pendek pada ekonomi global mendukung pasar. Indeks Hang Seng naik 0,4...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.