Emas berjuang mencari arah setelah mencapai level tertinggi 6-tahun
Monday, 22 July 2019 19:47 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMASEmas berjangka

Emas berjangka melayang hampir tidak berubah pada Senin ini, dalam mode konsolidasi setelah mencapai tertinggi enam tahun pekan lalu tetapi didukung oleh meningkatnya kekhawatiran geopolitik setelah Iran menyita tanker berbendera Inggris dan ketika investor mencari bank sentral utama untuk memudahkan kebijakan.

Emas untuk pengiriman Agustus di Comex naik 10 sen, atau kurang dari 0,1%, menjadi $ 1,426.80 per ounce, sementara perak September naik 21,5 sen, atau 1,3%, menjadi $ 16,41 per ounce.

Tetapi para analis memperkirakan harga emas stagnan selama sisa tahun ini. Mereka berpendapat bahwa investor perlu memperhitungkan penurunan suku bunga yang seidikit daripada yang diperkiraan oleh Federal Reserve saat ini dan mereka juga mengalami permintaan fisik yang lebih lemah dari Asia dalam menanggapi peningkatan tugas India atas impor emas.

Emas pekan lalu naik di atas $ 1.450 per ounce untuk pertama kalinya dalam enam tahun karena ekspektasi tumbuh bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga sebanyak setengah poin pada pertemuan 30-31 Juli. Tetapi emas kemudian melemah setelah The New York Fed mengatakan pernyataan yang ditafsirkan secara kasar oleh presidennya, John Williams, tidak dimaksudkan sebagai komentar pada tindakan kebijakan pada pertemuan Juli.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Investor Pertimbangkan Dampak Virus, Emas Pertahankan Penurunan
Wednesday, 29 January 2020 15:51 WIB

Emas pertahankan penurunan karena investor mempertimbangkan ancaman dari virus corona mematikan setelah reli semalam di Wall Street mengisyaratkan berkurangnya permintaan untuk aset heaven. Spot emas naik 0,1% menjadi $ 1,568,72 per ons pada pukul 7:30 pagi di London; turun 0,9% Selasa. Indeks Bloo...

Emas Tahan Penurunan seiring Investor Menimbang Dampak Virus
Wednesday, 29 January 2020 08:48 WIB

Emas menahan penurunan seiring investor menimbang ancaman dari virus korona mematikan pasca reli semalam di Wall Street yang mengisyaratkan berkurangnya permintaan untuk aset haven. Di AS, S&P 500 menambahkan 1% pada Selasa karena saham teknologi naik dan pedagang mengkaji kepercayaan konsumen ...

Emas Hentikan Kenaikan 4-Hari Karena Pasar Tertekan Dari Dampak Virus
Wednesday, 29 January 2020 03:42 WIB

Emas mengakhiri reli selama empat hari terakhir pada hari Selasa karena investor kembali untuk memberikan kehidupan kepada saham dan aset berisiko lainnya hancur setelah krisis virus corona. Namun, penurunan logam kuning masih sederhana karena pasar menunggu hasil pertemuan kebijakan bulanan Federa...

Emas sedikit lebih rendah karena kekhawatiran investor akan wabah virus China
Tuesday, 28 January 2020 21:19 WIB

Emas berjangka naik tipis pada Selasa, karena kekhawatiran investor atas penyebaran virus corona China sedikit mereda dan harga terkonsolidasi sehari setelah berakhir pada level tertinggi lebih dari enam tahun. Emas untuk pengiriman Februari di Comex turun $ 4, atau 0,3%, menjadi $ 1.573,40 per ons...

Emas Turun Jelang Pertemuan The Fed; Kekhawatiran Virus Masih Berlangsung
Tuesday, 28 January 2020 16:05 WIB

Harga emas turun pada Selasa karena investor telah membukukan keuntungan dari reli baru-baru ini dan dolar menguat, meskipun kekhawatiran terhadap virus corona baru terus mendukung emas. Spot emas turun 0,2% menjadi $ 1.577,85 per ons pada 0820 GMT, setelah mencapai level tertingginya dalam hampir ...

ANOTHER NEWS
Dolar dalam permintaan jelang pengumuman Federal Reserve
Wednesday, 29 January 2020 15:52 WIB Mayoritas dolar AS menjadi mata uang pilihan dalam perdagangan awal di Eropa Rabu, didorong oleh tanda-tanda penguatan ekonomi menjelang pertemuan terbaru Federal Reserve. Pada 03:15 pagi waktu timur AS (0815 GMT), Indeks berjangka Dolar AS, yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.