Harga Emas Menjauh dari Level Rendah 3-Minggu Terkait Pertumbuhan Global
Tuesday, 22 January 2019 20:28 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMASEmas berjangka

Harga emas memantul dari level terendah dalam sekitar tiga minggu pada hari Selasa, seiring kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global mendorong minat terhadap aset safe haven.

Emas berjangka Comex jatuh ke level rendah intraday di $ 1.276,00 per ons, level terlemah sejak 28 Desember, sebelum pulih untuk diperdagangkan di level $ 1.282,55 pada pukul 8:10 pagi waktu Timur AS (13:10 GMT).

Sementara itu, emas spot diperdagangkan di level $ 1.283,07 per ounce, naik $ 2,70, atau hampir 0,2%.

Dana Moneter Internasional pada hari Senin memangkas perkiraan pertumbuhan global 2019, mengutip perlambatan yang lebih besar dari yang diperkirakan di China dan zona euro, dan mengatakan kegagalan untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan dapat semakin mengganggu stabilitas ekonomi global yang melambat.

Berita itu mendorong investor untuk menghindari aset berisiko, seperti saham, dan berbondong-bondong ke aset safe haven tradisional seperti emas.

Keuntungan terbatasi oleh kenaikan dolar AS, yang bertahan di dekat level tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama.

Dolar yang lebih kuat bisa menjadi negatif untuk komoditas yang dihargai dalam mata uang, membuatnya menjadi lebih mahal bagi pengguna mata uang lainnya. (Sdm)

Sumber: Investing

RELATED NEWS

Emas Stabil Di Tengah Ketegangan AS-Cina jelang Risalah The Fed
Wednesday, 20 November 2019 09:56 WIB

Emas stabil seiring investor menimbang perkembangan terbaru di depan perdagangan menjelang rilis risalah dari pertemuan Federal Reserve pada Rabu. Senat AS dengan suara bulat mengesahkan undang-undang pada Selasa yang bertujuan mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong dan memperingatkan China ter...

Emas Pertahankan Kestabilan Seiring Trump Memperingatkan China atas Kesepakatan Perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 03:42 WIB

Presiden Donald Trump memperingatkan China untuk menandatangani garis putus-putus pada 15 Desember mendatang dan pasar emas mendengarkan lebih dari sebelumnya. Sebagai lindung nilai terhadap kesengsaraan finansial dan politik dunia, logam kuning telah pulih dari tekanannya pada pekan lalu atas sara...

Emas Turun Disaat Harapan Baru Untuk Kesepakatan AS-China Mendorong Ekuitas
Tuesday, 19 November 2019 19:47 WIB

Emas jatuh pada hari Selasa, menghapus keuntungan dari awal sesi, karena penangguhan sementara dari Washington untuk Huawei China menghidupkan kembali optimisme untuk kesepakatan perdagangan antara kedua negara dan meningkatkan sentiment risiko. Spot emas turun 0,4% menjadi $ 1,465.44 per ons, berb...

Emas tetap stabil di tengah keraguan kesepakatan perdagangan AS-Cina
Tuesday, 19 November 2019 13:14 WIB

Emas tetap stabil pada hari Selasa setelah mencapai tertinggi dalam lebih dari satu setengah minggu, ditopang oleh keraguan tentang kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina. Harga Emas Spot sedikit berubah pada $ 1.470 per ons pada 04:44 GMT. Itu telah mencapai level tertinggi sejak ...

Emas Tahan Gain Seiring Keraguan Perdagangan, Pertemuan Powell-Trump
Tuesday, 19 November 2019 09:27 WIB

Emas tahan kenaikan karena investor terus menunggu tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China di tengah keraguan yang masih ada bahwa kesepakatan tahap pertama akan menemui kesimpulan yang sukses. Bullion naik pada hari Senin seiring para pedagang mempertimbangkan langkah yang dilaku...

ANOTHER NEWS
Parlemen India Membahas Bahaya Udara Beracun
Wednesday, 20 November 2019 10:48 WIB Parlemen India pada hari Selasa memperdebatkan udara beracun yang mengancam kehidupan 48 juta orang di wilayah ibu kota, dengan para pemimpin oposisi menuntut pembentukan panel parlemen untuk memperbaiki situasi pada basis jangka panjang. Dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.