Emas di dekat level tertinggi lima bulan jelang keputusan Fed
Wednesday, 19 December 2018 18:53 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMASEmas berjangka

Emas sedikit turun pada hari Rabu tetapi tetap berada di dekat level puncak lebih dari lima bulan yang dijejaki di awal sesi pada peningkatan spekulasi bahwa Federal Reserve AS dapat mengindikaskan laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat tahun depan.

Setelah menguat dalam dua sesi terakhir, emas melemah 0,1 persen ke level $ 1,248.11 per ons pada pukul 11:01 pagi waktu GMT. Logam kuning sempat naik ke posisi tertinggi sejak 11 Juli di level $ 1,251.39 sebelumnya.

Emas berjangka AS turun 0,1 persen ke level $ 1,251.90 per ounce.

Pasar sedang mempersiapkan keputusan suku bunga Federal Reserve pada pukul 19:00 GMT setelah pertemuan kebijakan dua hari terakhir tahun ini.

Bank Sentral AS mungkin akan menandakan akhir untuk pengetatan moneter dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan dan meningkatnya kekhawatiran resesi.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung emas, karena hal itu mengurangi biaya peluang memegang bullion non-yielding dan memberikan tekanan pada greenback.

Emas telah naik hampir 8 persen dari posisi terendah 19-bulan pada pertengahan Agustus dan berada di jalur untuk kuartal terbaiknya sejak Maret 2017. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Emas berakhir sedikit lebih tinggi terkait meningkatnya ketegangan dagang AS-China
Wednesday, 23 January 2019 02:57 WIB

Emas berjangka berubah lebih tinggi pada penyelesaian Selasa dengan meningkatnya ketegangan menyusul laporan bahwa AS membatalkan pertemuan dengan para pejabat China ketika kedua negara berusaha untuk mencapai resolusi terkait sengketa perdagangan yang telah menganggu prospek ekonomi global. Emas u...

Harga Emas Menjauh dari Level Rendah 3-Minggu Terkait Pertumbuhan Global
Tuesday, 22 January 2019 20:28 WIB

Harga emas memantul dari level terendah dalam sekitar tiga minggu pada hari Selasa, seiring kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global mendorong minat terhadap aset safe haven. Emas berjangka Comex jatuh ke level rendah intraday di $ 1.276,00 per ons, level terlemah sejak 28 Desember, sebelum ...

Emas Menguat Di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan
Tuesday, 22 January 2019 18:20 WIB

Emas naik untuk pertama kalinya dalam empat hari seiring penurunan ekuitas global dan pasar mencerna data dari Tiongkok yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara itu melambat. Spot gold naik 0,3% ke level $ 1,284.61. Indeks Dolar Spot Bloomberg menguat 0,1% Dana Moneter Internasional memangkas p...

Emas Mendekati 2 Minggu Terendah Seiring Investor Tertekan oleh Kekhawatiran Pertumbuhan
Tuesday, 22 January 2019 10:45 WIB

Emas diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam dua minggu terakhir bahkan ketika saham Asia dan berjangka AS tergelincir setelah data baru meningkatkan kekhawatiran untuk pertumbuhan dan perdagangan global. Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraannya untuk ekonomi dunia, mempredi...

Emas turun terkait penguatan dolar serta risk appetite
Tuesday, 22 January 2019 05:11 WIB

Emas tergelincir ke level terendah dalam hampir sebulan pada hari Senin karena penguatan dolar dan selera risiko (risk appetite) yang lebih besar melebihi dukungan dari jeda yang diperkirakan untuk kenaikan suku bunga AS. Harga Spot emas turun 0,1% pada $ 1,279.48 per ons, setelah menyentuh level t...

ANOTHER NEWS
Ekuitas Asia Turun, Terkait Kekhawatiran Atas Pertumbuhan dan Perang Perdagangan
Wednesday, 23 January 2019 08:43 WIB Saham Asia melemah pada hari Rabu di tengah meningkatnya tanda-tanda perlambatan pertumbuhan global dan kekhawatiran atas perang perdagangan antara Sino-AS yang belum terselesaikan. Indeks Nikkei Jepang turun sebanyak 0,7 persen sementara Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.