Emas Merosot Karena Investor Tertekan oleh Outlook untuk Suku Bunga
Monday, 17 December 2018 09:18 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS

Emas merosot setelah mengalami penurunan selama dua hari karena investor menghitung mundur ke pertemuan penetapan tingkat suku bunga akhir oleh Federal Reserve pada tahun 2018, dengan pembuat kebijakan diperkirakan akan meningkatkan biaya pinjaman dan memetakan prioritas untuk 2019.

Sementara suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik bullion, banyak investor bertaruh pada laju pengetatan yang lebih lambat tahun depan. Spekulasi bullish oleh manajer keuangan pada emas melebihi jumlah taruhan bearish untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir, dan kepemilikan dalam dana yang diperdagangkan di bursa bullion-didukung berada di level tertingginya sejak Juli.

Setelah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2018, pembuat kebijakan Fed membuka pertemuan terakhir tahun ini pada Selasa mendatang di tengah ekspektasi untuk kenaikan keempat. Setelah keputusan itu, Ketua Jerome Powell berbicara kepada media.

Penutupan pemerintah AS secara parsial dapat dimulai minggu ini jika anggota parlemen dan Presiden Donald Trump gagal menyelesaikan berapa banyak uang yang dialokasikan untuk dinding Trump di sepanjang perbatasan Meksiko.

Spot emas turun sebanyak 0,1% ke level $ 1,237.79 / oz pada pukul 9:36 pagi di Singapura. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Emas Mengincar Tertinggi Baru 2013 Karena Meningkatnya Ketegangan Antara AS-Iran
Tuesday, 25 June 2019 15:54 WIB

Ketegangan geopolitik membantu mendorong investor ke emas pada hari Selasa, mendorong logam mulia lebih dalam ke wilayah rekornya. Emas Agustus naik $ 19, atau 1,3%, ke level $ 1,437.40 per ons, yang dapat menempatkan logam mulia di jalur penutupan tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 10 Mei ...

Meningkatnya Risiko Dorong Emas Ke Tertinggi Dalam Hampir 6 Tahun
Tuesday, 25 June 2019 10:56 WIB

Reli emas tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Logam ini melonjak ke level tertinggi dalam hampir enam tahun karena sanksi baru AS terhadap Iran menambah ketidakpastian di pasar global, dengan investor juga berfokus pada KTT G-20 akhir pekan ini di mana Presiden Donald Trump dan Xi Jinping diharap...

Emas catat kenaikan sesi ketiga beruntun, yang kedua di atas $ 1.400
Tuesday, 25 June 2019 01:25 WIB

Emas berjangka menguat tajam pada Senin, lanjutkan kenaikan beruntun mereka ke sesi ketiga berturut-turut. Melemahnya dolar AS dan yield Treasury 10-tahun, ekspektasi untuk suku bunga yang lebih rendah di antara bank sentral global, serta kekhawatiran geopolitik terus mendukung permintaan haven untu...

Emas Lanjutkan Reli, Mendorong Lebih Jauh dari $ 1.400
Monday, 24 June 2019 18:59 WIB

Harga emas melanjutkan dorongan lebih jauh pada hari Senin, dimana dorongan untuk logam mulia melanjutkan prospek yang membaik terkait kebijakan moneter yang lebih mudah dari Federal Reserve dan bank sentral lainnya. Emas Agustus naik $ 12,60, atau 0,9%, menjadi $ 1,412.60 per ons, mendekati tertin...

Harga Emas Lanjutkan Kenaikan di atas $ 1.400
Monday, 24 June 2019 16:09 WIB

Momentum bullish emas masuk ke minggu yang baru. Harga memperpanjang kenaikan mereka di atas $ 1.400 per ons, dekat level tertinggi sejak September 2013, setelah Federal Reserve dan bank sentral lainnya menjadi lebih dovish pada kebijakan moneter. Ini, dikombinasikan dengan sanksi AS yang direncana...

ANOTHER NEWS
Emas Mengincar Tertinggi Baru 2013 Karena Meningkatnya Ketegangan Antara AS-Iran
Tuesday, 25 June 2019 15:54 WIB Ketegangan geopolitik membantu mendorong investor ke emas pada hari Selasa, mendorong logam mulia lebih dalam ke wilayah rekornya. Emas Agustus naik $ 19, atau 1,3%, ke level $ 1,437.40 per ons, yang dapat menempatkan logam mulia di jalur...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.