Emas Diabaikan seiring Gejolak Ekuitas Global Gagal Picu Pelarian ke Havens
Thursday, 11 October 2018 16:36 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS Spot EmasEmas berjangka

Ekuitas anjlok, Presiden Donald Trump mengatakan Federal Reserve telah menjadi 'gila' dan perang perdagangan memanas, namun tempat perlindungan tradisional di masa-masa sulit seperti emas belum menjadi pilihan utama.

Aksi jual terbesar dalam ekuitas sejak Februari bergerak sampai ke Asia dan Eropa pada hari Kamis, memicu penurunan curam dalam indeks saham acuan, tetapi emas hampir tidak bergerak, sementara aset lainnya mulaiu dari Treasury AS sampai yen Jepang dan franc Swiss hanya menunjukkan fluktuasi terbatas.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara telepon di Fox News, Rabu larut malam, kejatuhan pasar bukan karena konflik dagangnya dengan China: œItu bukan. Masalah yang saya miliki adalah dengan The Fed, katanya. œThe Fed menjadi liar. Mereka menaikkan suku bunga dan itu konyol. 

Spot emas naik 0,3 persen ke level $ 1,198.83 pada pukul 10 pagi di London, setelah naik 0,4 persen sehari sebelumnya di saat saham pertama mengalami penurunan. Imbal hasil pada Treasury 10-tahun sedikit berubah, sementara yen Jepang dan franc Swiss bertahan sebagian besar stabil terhadap dolar.

Bullion telah turun sekitar 8 persen tahun ini, dan pada bulan September ditutup dengan penurunan bulan keenam beruntun, rentetan terburuk sejak 1997. Penurunan tersebut telah didorong oleh kenaikan dolar, kenaikan suku bunga Fed, dan aksi jual dalam kepemilikan di exchange-traded funds. Meskipun ketegangan perdagangan global belum memberikan dorongan, harga telah stabil di sekitar level $ 1.200 dalam dua bulan terakhir. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Emas Memperpanjang gain seiring Dolar Melemah di Tengah Negoisasi Perdagangan
Monday, 18 February 2019 13:33 WIB

Emas memperpanjang kenaikan dari penutupan tertinggi sejak April lalu karena dolar yang melemah dan terbebani oleh optimisme investor  bahwa AS dan China mungkin dapat mencapai kesepakatan yang akan mencegah kenaikan tarif barang-barang Cina pada 1 Maret. Palladium mencapai rekor baru. Spot em...

Emas Naik Di Level Tertinggi 2-Minggu; Di Dorong Harapan Pembicaraan Perdagangan
Monday, 18 February 2019 08:36 WIB

Harga emas berdiri kokoh di level tertinggi dua minggu pada hari Senin karena dolar yang melemah, sementara ekuitas naik karena ekspektasi yang meningkat dari kesepakatan perdagangan AS-China, membatasi kenaikan emas batangan. Spot emas naik 0,1 persen lebih tinggi ke $ 1,321.69 per ons pada 0037 G...

Emas Berjangka Berakhir Naik Membukukan Gain Untuk Minggu Ini
Saturday, 16 February 2019 04:01 WIB

Emas berjangka berakhir pada level tertinggi dua minggu pada hari Jumat, membukukan kenaikan moderat untuk minggu ini karena kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara AS dan China dipandang sebagai bullish untuk logam. Cina merupakan salah satu pembeli emas terbesar di dunia. Emas April ditutup...

Emas Naik Terkait Laporan Kemajuan Dagang Sino-AS, Siap untuk Gain Mingguan Kecil
Friday, 15 February 2019 19:55 WIB

Emas berjangka pada hari Jumat naik tajam, karena kemajuan dalam putaran pembicaraan perdagangan pada hari terakhir minggu ini dari AS-China yang dipandang sebagai bullish untuk logam kuning, membayangi dolar yang menguat dan kenaikan di pasar ekuitas global. Emas April naik $ 7,80, atau 0,6%, hing...

Emas Tahan Penguatan Di Februari Jelang Perkembangan Terbaru
Friday, 15 February 2019 17:53 WIB

Emas beringsut lebih tinggi untuk menuju kenaikan mingguan, tetapi tetap dalam kisaran sempit sejauh bulan ini karena investor menunggu perkembangan baru dalam pembicaraan perdagangan AS-China. Spot gold + 0,3% pada $ 1,317.03 / ons pada 10:37 di London. + 0,2% pekan ini, perubahan mingguan terkeci...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak Naik Di Dorong Harapan Kesepakatan Perdagangan
Monday, 18 February 2019 13:48 WIB Harga minyak naik pada hari Senin waktu Asia, didorong oleh harapan bahwa AS dan China mungkin dapat menyelesaikan sengketa perdagangan mereka setelah kedua belah pihak melaporkan kemajuan dalam negosiasi terbaru yang berakhir di Beijing pekan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.