Emas stabil seiring ketakutan akan serangan Suriah berkurang
Monday, 16 April 2018 17:01 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS Spot EmasEmas berjangka

Emas stabil pada hari Senin, menyerahkan gain yang dibuat dalam perdagangan sebelumnya terkait serangan udara akhir pekan ini di Suriah, seiring pasar keuangan bertaruh intervensi terbaru yang dipimpin AS tidak akan meningkat menjadi konflik yang lebih luas.

Pelemahan dalam dolar menjaga logam tetap stabil. Harga cendereng bergerak ke samping sejak Januari, didukung oleh kekhawatiran geopolitik tetapi dibatasi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga AS lebih lanjut dan ketahanan teknis yang kuat di $ 1,360- $ 1,365 per ounce, level tertinggi Januari, Februari dan April logam kuning tersebut.

Spot emas berada di level $ 1,344.34 per ounce pada pukul 09:30 pagi waktu GMT, sedikit berubah dari akhir Jumat tetapi tergelincir dari level puncak sebelumnya di level $ 1,348.69. Emas berjangka AS berada 0,1 persen lebih rendah di level $ 1,346.80 per ounce.

Pasukan dari Amerika Serikat, Inggris dan Prancis menggempur Suriah dengan serangan udara pada Sabtu pagi, merudal tiga fasilitas senjata kimia utama Suriah.

Namun, investor melepaskan aset safe-haven dan harga minyak jatuh pada hari Senin pada ekspektasi serangan tidak akan membuat dimulainya keterlibatan yang lebih besar pihak Barat dalam konflik tersebut. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Harga Emas Berakhir Lebih Tinggi, Tetapi Turun Pada Pekan Kedua Beruntun
Saturday, 21 July 2018 01:10 WIB

Harga emas berakhir dengan kenaikan pada hari Jumat karena komentar Presiden Donald Trump, menunjukkan ketidaksenangannya dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve, mendorong penurunan indeks acuan dolar. Bagaimanapun, harga untuk logam kuning masih mengalami kerugian untuk minggu kedua berturut-t...

Emas Naik Tipis Pasca Pernyataan Trump yang Menekan Dolar
Friday, 20 July 2018 20:07 WIB

Harga emas raih kenaikan tipis pada hari Jumat, hampir tidak memangkas kerugian mingguannya karena logam tetap tertekan di wilayah koreksi yang masuk di sesi sebelumnya. Emas diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam satu tahun, level yang sebagian besar dipertahankan bahkan ketika Presiden ...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus
Friday, 20 July 2018 09:02 WIB

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek suku bunga, serta intervensi Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa dia "tidak senang" pada lintasan pengetatan Fed. Bullion untuk peng...

Harga Emas Pangkas Penurunan, Tetapi Masih Berakhir Pada Level 1 Tahun Terendah
Friday, 20 July 2018 00:55 WIB

Emas berjangka menyerahkan sebagian besar penurunannya pada Kamis ini, tetapi masih berakhir pada level terendahnya dalam sekitar satu tahun terakhir. Presiden Donald Trump menyuarakan ketidaksepakatannya dengan rencana Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga secara bertahap, mendorong penuru...

Emas menuju penutupan terendah dalam lebih dari setahun terakhir
Thursday, 19 July 2018 19:53 WIB

Harga emas pada Kamis pagi melanjutkan penurunan yang telah mendorongnya menuju penutupan terendah dalam lebih dari setahun dikarenakan kenaikan suku bunga acuan untuk utang pemerintah AS serta berlanjutnya reli dolar AS. Emas Agustus diperdagangkan $ 12, atau 1%, lebih rendah pada $ 1,215.90 per o...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)
Saturday, 21 July 2018 03:56 WIB Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat, diikuti saham China untuk pertama kalinya pekan ini karena mata uang yuan yang lemah menentang serangan Presiden AS Trump pada dolar yang kuat. Indeks Hang Seng naik 0,76%, atau 213,62 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.