Kaum perempuan di Arab Saudi akan dibolehkan menyetir kendaraan mulai 2018
Wednesday, 27 September 2017 11:52 WIB | UNCATEGORISED |

Raja Salman dari Arab Saudi memerintahkan pencabutan larangan bagi kaum perempuan untuk mengemudikan kendaraan.

 

"Dekrit kerajaan akan memerintahkan penerapan peraturan lalu lintas, termasuk dikeluarkannya surat izin mengemudi bagi kaum laki-laki dan perempuan," demikian pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).

Ditambahkan pula bahwa peraturan baru tersebut harus sesuai dengan hukum Islam, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut.

Menurut PSA hampir semua anggota dewan pakar agama mendukung keputusan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat di Washington menyambut baik perkembangan ini dengan menyebutnya sebagai 'langkah ke arah yang benar'.

Perintah yang mulai diberlakukan mulai Juni tahun depan tersebut dikeluarkan setelah kaum perempuan dan para pegiat hak asasi manusia mengajukan keberatan selama bertahun-tahun.

Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang kaum perempuan untuk menyetir kendaraan.

Beberapa perempuan didenda dan dipenjara karena melakukan aktivitas tersebut.

Pekan lalu seorang ulama Saudi memicu kemarahan setelah mengatakan kaum perempuan terlalu bodoh untuk mengendarai mobil.

 

Sumber: BBC

RELATED NEWS

Dow turun 350 poin pada aksi jual pekan ini pasca China ˜melanggar kesepakatan™
Thursday, 9 May 2019 23:37 WIB

Saham jatuh pada hari Kamis, melanjutkan aksi jual mendalam di pekan ini, setelah Presiden Donald Trump mengatakan China "melanggar kesepakatan" pada rapat umum Rabu malam, memicu kekhawatiran AS dan China tidak akan dapat membuat perjanjian perdagangan sebelum tarif baru berpengaruh pada tengah mal...

AUD/JPY Mencapai Level Terendah Sejak 28 Maret Jelang Izin Bangunan Australia
Friday, 3 May 2019 07:53 WIB

AUD/JPY berada di lantai yang licin, setelah mencetak level terendah 5,5 minggu di 77,94 beberapa menit sebelum waktu penulisan. asangan mata uang ini menciptakan bearish lower high pada resistance di 78.76, yang merupakan retracement Fibonacci 61.8% dari reli dari 77.54 ke 80.72, awal minggu ini d...

Emas mencoba untuk rebound pasca penurunan harian terbesar dalam 2 pekan
Monday, 7 January 2019 20:31 WIB

Emas berjangka diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin, setelah logam mulia membukukan penurunan satu sesi terburuknya dalam dua pekan pada Jumat, di tengah tanda-tanda ketahanan ekonomi di AS, meskipun pertumbuhan internasional melambat. Emas Februari di Comex naik $ 7,20, atau 0,6%, pada $ 1....

Emas melayang di dekat level terendah 1 tahun jelang pertemuan Trump-Juncker
Wednesday, 25 July 2018 19:44 WIB

Emas berjangka stabil di dekat terendah satu tahun pada Rabu karena penguatan indeks dolar yang mereda jelang pertemuan siang hari antara pejabat tinggi Uni Eropa dan Presiden Donald Trump. Pasar finansial dari saham ke obligasi hingga logam mulia dan mata uang sebagian besar tertekan ketika Presid...

Saham HK berakhir lebih tinggi setelah aksi Selloff lima hari (Review)
Friday, 9 February 2018 04:33 WIB

Bursa Saham Hong Kong berakhir dengan kenaikan pada hari Kamis ini, menghentikan lima hari kerugian yang telah kehilangan sekitar delapan persen dari Indeks Hang Seng, meskipun para pedagang tetap khawatir tentang volatilitas di pasar dunia. Indeks HSI menambahkan 0,42 persen atau 128,07 poin, ditu...

ANOTHER NEWS
Saham HongKong dibuka sedikit lebih rendah
Tuesday, 19 November 2019 09:02 WIB Saham Hong Kong melemah pada awal perdagangan hari Selasa pasca lonjakan hari sebelumnya lebih dari satu persen, dengan investor juga gelisah atas pembicaraan perdagangan China-AS dan protes yang sedang berlangsung di kota. Indeks Hang Seng turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.