Yen Berfluktuasi sebelum Keputusan FOMC, Indeks Topix Jepang Berayun
Wednesday, 18 December 2013 07:50 WIB | MARKET UPDATE |INDEKSNikkei 225Topix

Bloomberg ( 18/12 ) - Indeks Topix Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian seiring yen berfluktuasi terhadap dolar sebelum keputusan Federal Reserve pada kebijakan moneter AS pada hari ini.

Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,234.56 pada pukul 09:10 di Tokyo, setelah jatuh sebanyak 0,2 persen. Indeks saham Nikkei 225 Average naik 0,5 persen menjadi 15,348.88. Yen melemah 0,1 persen di perdagangan pada level harga 102,73 per dolar setelah menguat selama tiga hari terakhir.

"Sulit untuk membaca bagaimana pasar akan bereaksi terhadap pemangkasan the Fed," kata Hiroichi Nishi, manajer ekuitas di Tokyo pada Nikko SMBC Securities Inc, sebuah unit dari No 2 pemberi pinjaman di Jepang berdasarkan nilai pasar. "Sentimen investor sekarang adalah menunggu dan melihat hasil pertemuan the Fed  Jika the Fed memutuskan untuk memangkas, itu menunjukan ekonomi AS membaik."

Sekitar 34 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg pada 6 Desember memperkirakan the Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi pada pertemuannya ini. Ada sekitar 60 persen kesempatan bank sentral akan mengumumkan pengurangan program pembelian obligasi bulanannya senilai US$ 85 miliar saat ini, menurut Mohamed El - Erian, CEO Pacific Investment Management Co. (izr)

RELATED NEWS

Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB

Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi utama dunia tersebut. Indeks Hang Sen...

Dow Logs 300-Point Gain as Stocks String Together Four-Day Winning Streak
Saturday, 19 January 2019 04:14 WIB

Saham AS mengakhiri pekan ini dengan penguatan pada hari Jumat, membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, setelah laporan bahwa Washington dan Beijing sedang memperdebatkan konsesi untuk membantu mengamankan resolusi akhirnya untuk sengketa perdagangan AS dan China yang sedang berlangsu...

European Markets Close Flat After May Survives No-Confidence Vote; ITV Shares Dive 6%
Friday, 18 January 2019 23:36 WIB

Saham Eropa naik tipis Kamis sore, di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Inggris dan kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang pelemahan ekonomi China. Pan-Eropa Stoxx 600 sementara naik 0,06 persen di 356,97 pada penutupan perdagangan, tetapi sebagian besar bursa utama berjuang untuk...

Dow Rises 200 Points as Investor Hopes Rise for U.S.-China Trade Progress
Friday, 18 January 2019 23:16 WIB

Bullish pasar saham AS berusaha untuk memperpanjang kenaikan beruntunnya menjadi hari keempat pada Jumat ini, didukung oleh laporan berita yang memicu harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara AS dan China. Pasar ekuitas akan ditutup pada hari Senin dengan memperhatikan Hari Marti...

Dow rises more than 150 points on growing optimism over US-China trade talks
Friday, 18 January 2019 21:54 WIB

Saham AS naik pada hari Jumat karena investor menyambut kemajuan potensial dalam pembicaraan perdagangan antara China dan AS. Dow Jones Industrial Average naik 162 poin pada pembukaan, dipimpin oleh kenaikan di Chevron dan Boeing. Indeks S&P 500 naik 0,5%, diperdagangkan di luar wilayah koreksi...

ANOTHER NEWS
Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Hong Kong stocks finished another healthy week on a positive note Friday as investors cheered a report that the US is considering lifting Chinese tariffs in a bid to hammer out a trade deal between the world's top two economies. The Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.