Yen menjaga penurunannya sementara Emas Turun, Indeks Berjangka Nikkei Naik
Tuesday, 3 December 2013 06:34 WIB | MARKET UPDATE |INDEKSNikkei 225JepangAsia

Bloomberg (03/12) - Indeks Jepang berjangka naik seiring yen diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam enam bulan terakhir terhadap dolar. Nikkei berjangka pada indeks saham acuan dari Sydney sampai Korea Selatan jatuh setelah saham ekuitas AS, obligasi dan emas merosot.

Nikkei 225 Stock Average berjangka naik menjadi 15.830 dengan pada pukul 03:00 pagi di Osaka dan diperdagangkan pada level 15.750 di Chicago setelah indeks ditutup pada level 15,655.07 kemarin. Yen sedikit berubah pada level harga 102,92 per dolar setelah menembus level 103 kemarin untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Kontrak berjangka pada indeks S&P/ASX 200 Sydney turun 0,6 persen. Indeks Standard & Poor 500 turun 0,3 persen di New York, sementara obligasi imbal hasil tenor 10 tahun naik lima basis poi . Emas turun 2,7 persen kemarin dan menyentuh level terendahnya hampir dalam lima bulan terakhir.

Jepang Memperbaharui basis moneternya pada hari ini, sementara Australia diproyeksikan untuk mempertahankan kunci suku bunga pada rekor terendahnya. Di Cina, di mana indeks pengukur pabrik untuk bulan November melampaui perkiraan analis, indeks non-manufaktur dirilis seiringi Goldman Sachs Group Inc memprediksi pada tahun depan akan memberikan reli terbesar sejak tahun 2009 untuk saham Hong Kong yang diperdagangkan. Sektor manufaktur A.S tumbuh di laju tercepat dalam lebih dari dua tahun terakhir pada bulan lalu, seiring investor meninjau data untuk petunjuk tentang prospek stimulus Federal Reserve. (izr)

RELATED NEWS

Hong Kong Shares Close Week on Positive Note (Review)
Saturday, 17 November 2018 04:16 WIB

Bursa Saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan kenaikan Jumat, mengikuti jejak positif dari Wall Street dengan semua sektor energi didorong oleh kenaikan harga minyak. Indeks Hang Seng naik 0,31 persen, atau 80,19 poin, ditutup pada level 26.183,53. Indeks Shanghai Composite ditutup 0,41 persen, at...

Stocks End Mostly Higher, But Suffer Weekly Losses on Tech Weakness
Saturday, 17 November 2018 04:12 WIB

Sebagian besar saham-saham mengakhiri Jumat ini dengan kenaikan, menemukan dukungan setelah Presiden Donald Trump mengatakan China "ingin membuat kesepakatan perdagangan" dengan AS. Namun indeks utama masih mencatat penurunan mingguan yang cukup besar, terseret lebih rendah oleh kelemahan dalam saha...

Stocks Turn Lower as Retail Drop Offsets Utilities
Saturday, 17 November 2018 00:19 WIB

Indeks ekuitas AS berfluktuasi karena penurunan dalam saham ritel dan teknologi yang sebagian diimbangi oleh gain saham energi dan utilitas. Treasuries naik dan dolar melemah. Indeks S&P 500 turun 0,2% pada 11:46 pagi waktu New York. Indeks S&P 500 berubah lebih rendah karena jaringan depar...

European stocks dragged lower by tech, Brexit concerns
Saturday, 17 November 2018 00:11 WIB

Saham Eropa berjuang pada Jumat ini, yang berakhir di zona merah dengan penurunan mingguan, karena kekhawatiran mengenai kesepakatan Brexit Inggris kembali menghantam bank-bank kelas atas, dan produsen chip tertekan setelah Nvidia Corp khawatir akan data penjualan yang lebih lemah untuk ke depannya....

U.S. stocks open lower as chip makers weigh on tech
Friday, 16 November 2018 21:50 WIB

Saham AS dibuka lebih rendah pada hari Jumat, pada kecepatan untuk mencatat penurunan mingguan, seiring penurunan saham pembuat chip menyusul laporan laba yang mengecewakan dari Nvidia Corp dan perusahaan semikonduktor lainnya. Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi jatuh 1,1% ke level 7.181, se...

ANOTHER NEWS
Hong Kong Shares Close Week on Positive Note (Review)
Saturday, 17 November 2018 04:16 WIB Hong Kong stocks finished the week with gains Friday, tracking a positive lead from Wall Street with energy firms supported by an uptick in oil prices. The Hang Seng Index rose 0.31 percent, or 80.19 points, to close at 26,183.53. The benchmark...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.