Yen Melemah, Saham Jepang Naik, Sementara BOJ Bertemu
Tuesday, 21 January 2014 10:59 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225TopixJepang

Bloomberg (21/01) - Saham Jepang naik di tengah awal pertemuan kebijakan Bank of Japan selama dua hari seiring pelemahan yen yang mendorong eksportir dan investor mempertimbangkan proposal untuk memotong pajak perusahaan.

Indeks Topix naik 0,7 persen menjadi 1,303.40 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, dengan semua saham kecuali empat dari 33 kelompok industri yang menguat. Indeks Nikkei 225 naik 1,5 persen menjadi 15,872.62. Yen tergelincir 0,4 persen menjadi 104,59 per dolar.

Jepang harus cepat mempertimbangkan pemotongan suku bunga pajak perusahaan menjadi sekitar 25 persen dari tingkat saat ini sekitar 35 persen, untuk membawanya sejalan dengan negara-negara tetangga di Asia, menurut dokumen yang diajukan ke dewan kebijakan fiskal dan kebijakan ekonomi Jepang oleh empat anggota perusahaan non - pemerintah.

Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan pemotongan sebesar 10 persen suku bunga akan menyebabkan hilangnya sekitar 5 triliun yen pada penerimaan pajak, berdasarkan data dari anggaran fiskal 2014, menurut sebuah dokumen terpisah yang disampaikan kepada dewan. Sumber pendapatan lainnya akan diperlukan untuk menebus penurunan sebesar itu. (izr)

RELATED NEWS

Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB

Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi utama dunia tersebut. Indeks Hang Sen...

Dow Logs 300-Point Gain as Stocks String Together Four-Day Winning Streak
Saturday, 19 January 2019 04:14 WIB

Saham AS mengakhiri pekan ini dengan penguatan pada hari Jumat, membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, setelah laporan bahwa Washington dan Beijing sedang memperdebatkan konsesi untuk membantu mengamankan resolusi akhirnya untuk sengketa perdagangan AS dan China yang sedang berlangsu...

European Markets Close Flat After May Survives No-Confidence Vote; ITV Shares Dive 6%
Friday, 18 January 2019 23:36 WIB

Saham Eropa naik tipis Kamis sore, di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Inggris dan kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang pelemahan ekonomi China. Pan-Eropa Stoxx 600 sementara naik 0,06 persen di 356,97 pada penutupan perdagangan, tetapi sebagian besar bursa utama berjuang untuk...

Dow Rises 200 Points as Investor Hopes Rise for U.S.-China Trade Progress
Friday, 18 January 2019 23:16 WIB

Bullish pasar saham AS berusaha untuk memperpanjang kenaikan beruntunnya menjadi hari keempat pada Jumat ini, didukung oleh laporan berita yang memicu harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara AS dan China. Pasar ekuitas akan ditutup pada hari Senin dengan memperhatikan Hari Marti...

Dow rises more than 150 points on growing optimism over US-China trade talks
Friday, 18 January 2019 21:54 WIB

Saham AS naik pada hari Jumat karena investor menyambut kemajuan potensial dalam pembicaraan perdagangan antara China dan AS. Dow Jones Industrial Average naik 162 poin pada pembukaan, dipimpin oleh kenaikan di Chevron dan Boeing. Indeks S&P 500 naik 0,5%, diperdagangkan di luar wilayah koreksi...

ANOTHER NEWS
Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Hong Kong stocks finished another healthy week on a positive note Friday as investors cheered a report that the US is considering lifting Chinese tariffs in a bid to hammer out a trade deal between the world's top two economies. The Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.