MKS: Gold Support Around $1,210-$1,220 Should Restrict Declines
Tuesday, 23 October 2018 06:15 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Spot gold remains above chart support that starts around $1,220 an ounce, says MKS (Switzerland) S.A. 'Trade concerns between the U.S. and China remain elevated and the ongoing U.S.-Saudi tensions are likely to continue to underpin a bid tone for bullion over the near term,' MKS says.

'Supportive price action around $1,210-$1,220 should restrict declines amid current global political uncertainty, while a test through $1,230-$1,235 will likely squeeze further shorts out of the market and see gold toward $1,250.' Just before 8:30 a.m. EDT, spot gold was down $3.40 to $1,223.10 an ounce.

Meanwhile, Todd 'Bubba' Horwitz from Kitco said the metals continue to pick up strength and look like they are getting ready to blast off. The key here is not to be too impatient and force the trade too early. There will be plenty of time to enter, but the key levels right now are $1,220-$1,240.

After breaking out to the upside a couple of weeks ago, gold has found new support within its new consolidation range. The action has been bullish and indicates another breakout to the upside is coming.

There is no way to know when the breakout will appear; however, we can look for certain characteristics to be prepared. If you are aggressive, you can look at $1,225 as an entry, using below $1,220 as an exit. The pattern looks good, and we expect higher prices, Bubba said.

Source: Kitco

RELATED NEWS

Gold To Top $1,300 In Next 3 Months, Rise 10% In 2019 - Goldman Sachs
Monday, 14 January 2019 22:00 WIB

Emas akan terus bersinar sebagai aset safe-haven dengan harga terdorong ke atas $ 1.300 per ons dalam tiga bulan ke depan, menurut perusahaan investasi raksasa Goldman Sachs. Dalam sebuah catatan kepada klien, Jeff Currie, kepala penelitian komoditas global di bank, mengatakan ia menaikkan perkiraa...

Outlook 2019: The Most Bullish Views So Far
Monday, 7 January 2019 11:30 WIB

Para bulls emas kembali. Setelah setahun melihat harga emas lebih lemah, investor dan analis sama-sama mengadopsi optimisme baru untuk tahun baru. Meskipun sentimen dalam seri Outlook 2019 kami telah bervariasi sejauh ini, tidak dapat disangkal bahwa beberapa ahli dogmatis berada di kamp "bull". Be...

Gold Will Rally 22% In 2019, Outperform Everything
Monday, 31 December 2018 22:40 WIB

2019 akan melihat awal siklus bull baru untuk emas dan mendorong logam hingga level $ 1.500 per ounce, kata E.B. Tucker, direktur Metalla Royalty & Streaming. œUntuk menghasilkan banyak uang di pasar ini, Anda harus melihat siklusnya. Tidak ada yang berubah. Kita telah memiliki tiga siklus be...

CPM Group Sees Gold Averaging Near $1,300/Oz In 2019
Monday, 17 December 2018 21:58 WIB

CPM Group melihat harga emas untuk naik tahun depan seiring Federal Reserve memperlambat laju kenaikan suku bunga AS, namun konsultan itu tidak mengharapkan logam kuning untuk lari lebih jauh ke atas karena ekonomi akan tetap kuat. CPM Group melihat emas untuk bergerak ke level $ 1.300 per ons pada...

Wall St., Main St. Expect Gold To Keep Shining
Monday, 10 December 2018 13:04 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk membangun pergerakan minggu lalu untuk bergerak lebih tinggi selama minggu depan, berdasarkan survei emas Kitco News. Pengamat memperkirakan laporan yang lebih lemah dari perkiraan pada payroll nonfarm AS akan terus menawarkan dukungan kepada ...

ANOTHER NEWS
Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Hong Kong stocks finished another healthy week on a positive note Friday as investors cheered a report that the US is considering lifting Chinese tariffs in a bid to hammer out a trade deal between the world's top two economies. The Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.