Gold's 2016 peak now looks easy to reach after the metal's big breakout
Tuesday, 29 August 2017 20:27 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

North Korea is again looking like Public Enemy No. 1, as Harvey's mounting toll adds to the bleak mood.

The rogue nation's missile launch over Japan has helped put the S&P on track to join in a gold stock slump. Meanwhile, gold and other safety plays are scoring sizable gains, sparking chatter about how much more they could climb.

For gold, the route up to around $1,375 an ounce looks œwide open, writes trader Petros Steriotis for our call of the day.

That level is around where gold peaked in August 2016, and Steriotis is suggesting it looks easily reachable. The metal is trading at roughly $1,330 an ounce ” a fresh 11-month high after yesterday™s strong move.

Gold is looking good after spending much of this year œtrapped in a range between about $1,200 and $1,300, says David Madden at CMC Markets UK. œNow that is has made a clear break beyond the range, we could see further gains, he says.

Source: Marketwatch

RELATED NEWS

Gold's Tops Hold, Next stop $1300
Tuesday, 20 February 2018 05:26 WIB

Pasar ekuitas tutup hari ini; Namun, pasar berjangka tetap dibuka. Ekuitas berjangka bergerak lebih tinggi, yang mana akan membuat indeks berjangka menghijau untuk hari ketujuh berturut-turut. Baru tiga minggu yang lalu, ekuitas tampak seperti akan anjlok. Sekarang mereka terlihat seperti mereka mun...

Investors Don't Fear 3% Bond Yields
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi. Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold, direktur strategi investasi di ETF Securities mengatakan bahwa harga emas masih memiliki ruang unt...

Gold Will Retain Gains Through H1 2018 - BNP Paribas
Monday, 5 February 2018 14:58 WIB

Emas akan mempertahankan kenaikan Januari-nya sampai paruh pertama 2018, menurut BNP Paribas, namun akan menghadapi tekanan ke bawah pada paruh kedua tahun ini seiring Federal Reserve mulai melanjutkan normalisasi kebijakan moneter mereka. "Meningkatnya ekspektasi inflasi dan dolar yang lemah, sela...

Gold Market Could See Quiet Start This Week Ahead of FOMC And Employment Data
Monday, 29 January 2018 11:47 WIB

Meskipun harga emas berada menjauh level tertinggi 1,5 tahun yang terlihat di tengah pekan lalu, pasar masih berpegang pada kenaikan tersebut dan banyak analis mengatakan bahwa mereka masih melihat potensi kenaikan harga, meskipun ada periode konsolidasi yang sederhana. Pasar emas mengakhiri pekan ...

Gold Fails To Break Out; Let The Selling Begin
Tuesday, 23 January 2018 05:40 WIB

Sebagai bull jangka panjang emas dan perak, selalu sulit untuk menulis secara negatif tentang logam tersebut, tapi sebagai teknisi pasar, saya juga harus membaca grafik dan mengikuti jejak kaki yang mereka tinggalkan. Logam-logam tersebut telah merasakan gerakan besar ke level yang lebih tinggi dan ...

POPULAR NEWS
Tuesday, 20 February 2018 05:26
Gold's Tops Hold, Next stop $1300
Tuesday, 20 February 2018 08:38
RBA minutes: wage growth remained subdued
Wednesday, 21 February 2018 04:43
Trump Again Blames Obama for Russia Meddling
Tuesday, 20 February 2018 07:31
Tokyo stocks open lower as exporters fall
Thursday, 22 February 2018 07:38
Asia Stocks Slip With U.S. Futures, Dollar Gains
ANOTHER NEWS
Sterling bounces off one-week lows as dollar skids
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB Sterling rose from a one-week low on Thursday as the dollar slumped towards a session low, although renewed concerns over the state of play in Brexit negotiations checked the British currency's gains. Despite sterling's weakness this week, it is...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.