US Negotiators to Visit China Next Week for New Round of Trade Talks
Thursday, 25 April 2019 02:53 WIB | GLOBAL |Global

The White House says two senior economic officials will travel to China next week to continue negotiations aimed at resolving the two economic giants ongoing trade war.

A statement issued Tuesday says Treasury Secretary Steven Mnuchin and U.S. Trade Representative Robert Lighthizer will meet with Vice Premier Liu He in Beijing on April 30. The two sides will discuss such issues as intellectual property, forced technology transfer, non-tariff barriers and agriculture.

The White House says Vice Premier Liu will lead a Chinese delegation to Washington for additional talks the following week, on May 8.

Washington and Beijing have been engaged in several rounds of talks since the start of the year to resolve a trade war that began last year when President Donald Trump imposed punitive tariffs on $250 billion worth of Chinese imports to compel Beijing to change its trading practices. China has retaliated with its own tariff increases on $110 billion of U.S. exports.

The Trump administration is also pushing China to end its practice of forcing U.S. companies to transfer their technology advances to Chinese firms.

Trump and Chinese President Xi Jingping agreed to a 90-day truce in the trade war during a meeting in Buenos Aires last December 1. The U.S. president had initially imposed a deadline of March 2 for both sides to reach a deal before imposing a hike in tariffs from 10 to 25 percent, but delayed the increase just days before they were to take effect citing "substantial progress" in the negotiations.

Source : VOA

RELATED NEWS

US Aside, China Fears Mostly Japan™s Influence in Disputed Sea
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh Beijing yang semakin meningkat, kata para analis. Negara ini telah muncul sejak 2017 sebagai kekuata...

Spanish Oil Giant Winds Down Operations in Venezuela
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Investasi Repsol di Venezuela berkurang sebanyak 70 persen pada tahun lalu dari total investasi pada 20...

Seeking Brexit Support, May Offers Vote on New Referendum
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya se...

Trade War Adds to Woes of European Companies in China
Tuesday, 21 May 2019 18:31 WIB

Perang dagang AS “ China tidak membuat bisnis jadi mudah untuk perusahaan-perusahaan Eropa di China. Lebih dari sepertiga merasakan dampak langsung terhadap bisnis mereka dan khawatir situasinya akan bertambah buruk dalam minggu-minggu mendatang. œMereka merasa lebih cemas dibanding tahun lalu,...

USS Preble Sails Near Scarborough Shoal in South China Sea
Tuesday, 21 May 2019 10:53 WIB

Militer Amerika Serikat mengatakan salah satu kapal perangnya di Laut Cina Selatan, Senin (20/5), berlayar di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan yang diklaim oleh Cina dan Filipina. Scarborough Shoal atau Karang Scarborough adalah sekelompok pulau kecil dan karang dalam bentuk atol. œUSS ...

ANOTHER NEWS
US Aside, China Fears Mostly Japan’s Influence in Disputed Sea
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB Japan is shaping up as China's chief rival in the disputed South China Sea because it has a sustained, multi-pronged approach and a unique set of reasons to test Beijing™s growing influence, analysts say. The country has emerged since 2017 as a...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.