UK's Embattled May Faces Huge Anti-Brexit March
Monday, 25 March 2019 10:34 WIB | GLOBAL |Global

Anti-Brexit protesters flooded into central London by the hundreds of thousands Saturday, demanding that Britain's Conservative-led government hold a new referendum on whether Britain should leave the European Union.

The "People's Vote March" snaked from Park Lane and other locations to converge on Parliament, where the fate of Brexit will be decided in the coming weeks.

Marchers carried European Union flags and signs praising the longstanding ties between Britain and continental Europe. The protest drew people from across Britain who are determined to force Prime Minister Theresa May's government to alter its march toward Brexit.

May also is coming under rising pressure from her own Conservative Party to either step down or set a date for her resignation as her political support continues to wilt. The coming week is seen as crucial as political rivals jockey for position to succeed her.

Conservative Party legislator George Freeman tweeted that a new leader is needed.

œI™m afraid it™s all over for the PM. She™s done her best. But across the country you can see the anger. Everyone feels betrayed. Government™s gridlocked. Trust in democracy collapsing. This can™t go on. We need a new PM who can reach out & build some sort of coalition for a Plan B, he tweeted.

Source : VOA

RELATED NEWS

Russian Ambassador in Caracas Rejects Monroe Doctrine Revival
Friday, 19 April 2019 19:37 WIB

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah doktrin yang digunakan secara turun-temurun untuk membenarkan intervensi militer di wilayah tersebut...

Pakistan Refrains From Condemning Afghan Taliban's Offensive
Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancarkan Taliban di Afghanistan. Taliban mengumumkan musim serangan baru Jumat lalu di tengah harapan aka...

North Korea: Pompeo Not Welcome at Nuclear Negotiations
Friday, 19 April 2019 03:19 WIB

Korea Utara meminta agar Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo tidak lagi ambil bagian dalam pembicaraan lebih jauh apapun yang melibatkan program senjata nuklir negara itu. Kwon Jong Gun, pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mengatakan, Pyongyang menghendaki seseorang yang œl...

Strong Earthquake hits East Taiwan
Thursday, 18 April 2019 20:59 WIB

Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu wilayah, tetapi sejauh ini belum ada laporan langsung mengenai kerusakan besar atau korban cedera a...

North Korea Tests New 'Tactical Guided Weapon'
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA. Laporan KCNA itu tid...

ANOTHER NEWS
Dollar steady near 2-week high in quiet Good Friday trading
Friday, 19 April 2019 20:40 WIB The U.S. dollar is holding near a two-week high on Friday, on what should be a quiet session for currencies with most other major U.S. and global exchanges closed for the observance of Good Friday. The ICE Dollar Index, a measure of the...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.