Apple Puts Modem Engineering Unit Into Chip Design Group
Saturday, 9 February 2019 04:04 WIB | GLOBAL |

Apple Inc has moved its modem chip engineering effort into its in-house hardware technology group from its supply chain unit, two people familiar with the move told Reuters, a sign the tech company is looking to develop a key component of its iPhones after years of buying it from outside suppliers.

Modems are an indispensable part of phones and other mobile devices, connecting them to wireless data networks. Apple once used Qualcomm Inc chips exclusively but began phasing in Intel Corp chips in 2016 and dropped Qualcomm from iPhones released last year.

Johny Srouji, Apple™s senior vice president of hardware technologies, took over the company™s modem design efforts in January, the sources said. The organizational move has not been previously reported.

Srouji joined Apple in 2008 to lead chip design, including the custom A-series processors that power iPhones and iPads and a special Bluetooth chip that helps those devices pair with its AirPods wireless headphones and other Apple accessories.

The modem efforts had previously been led by Rubén Caballero, who reports to Dan Riccio, the executive responsible for iPad, iPhone and Mac engineering, much of which involves integrating parts from the company™s vast electronics supply chain.

Apple declined to comment. Technology publication The Information previously reported that Apple was working to develop its own modem chip.

The Cupertino, California-based company has posted job listings for modem engineers in San Diego, a hub for wireless design talent because of Qualcomm™s longtime presence there and a place where Apple has said it plans to build up its workforce.

Apple™s effort to make its own modem chips could take years, and it is impossible to know when, or in what devices, such chips might appear.

œWhen you™re Apple, everything has to be good, said Linley Gwennap, president of chip industry research firm The Linley Group. œThere™s no room for some substandard component in that phone.

Source : VOA

RELATED NEWS

Former US State Department Employee Pleads Guilty to Hiding Ties to China
Thursday, 25 April 2019 11:18 WIB

Seorang mantan pegawai Departemen Luar Negeri AS yang dituduh menyembunyikan kontak dengan China, telah dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan bersekongkol untuk menipu pemerintah AS, Departemen Kehakiman mengumumkan Rabu. Candace Marie Claiborne memasuki Pengadilan Distrik AS di Washington DC....

US Negotiators to Visit China Next Week for New Round of Trade Talks
Thursday, 25 April 2019 02:53 WIB

Gedung Putih mengatakan dua pejabat tinggi ekonomi AS akan berkunjung ke China pekan depan untuk melanjutkan perundingan yang ditujukan untuk menyelesaikan perang dagang yang berlangsung antara dua raksasa ekonomi itu. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa (23/4) mengungkapkan, Menteri Keuangan...

Kim Jong Un, Putin Set for Talks in Russia Thursday
Wednesday, 24 April 2019 10:45 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan melakukan perjalanan minggu ini ke kota Vladivostok di Rusia timur laut untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kremlin pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa kedua pemimpin akan bertemu pada hari Kamis. Kim diperkirakan akan mend...

Mexico Breaks Violence Record in First Quarter of 2019
Wednesday, 24 April 2019 03:36 WIB

Kekerasan di Meksiko mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2019, dengan 8.493 pembunuhan tercatat mulai Januari hingga Maret, menurut angka resmi. Sekretariat Eksekutif Sistem Nasional Keamanan Publik mengatakan, angka itu naik 9,6 persen pada periode yang sama pada tahun 2018. Tahun lalu...

Amazon Curtailing Business Operations in China
Tuesday, 23 April 2019 19:58 WIB

Perusahaan ritel raksasa Amazon akan mengurangi cakupan bisnisnya di China karena kalah bersaing dengan perusahaan lokal yang lebih kuat dalam satu dasa warsa terakhir. Kata Amazon, mulai tanggal 18 Juli, perusahaan itu tidak lagi akan melayani jual-beli lewat situsnya di China, Amazon.cn. Keputusa...

ANOTHER NEWS
Investor Pertimbangkan Lemahnya Pertumbuhan Global, Emas Pertahankan Gain
Thursday, 25 April 2019 17:28 WIB Emas memperpanjang kenaikan hari Rabu di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan karena investor megkaji pendapatan perusahaan. Spot Emas menguat 0,1% menjadi $ 1,276.56 per ons setelah naik sebanyak 0,3% Rabu. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.