IMF cuts world economic forecast for 2019, citing trade tensions
Tuesday, 22 January 2019 20:21 WIB | GLOBAL |Global

The International Monetary Fund has cut its forecast for world economic growth this year, citing heightened trade tensions and rising U.S. interest rates.

The IMF said Monday that it expects global growth this year of 3.5%, down from 3.7% in 2018 and from the 3.7% it had forecast for 2019 back in October.

Unveiling its forecasts at the World Economic Forum in Davos, Switzerland, the fund left its prediction for U.S. growth this year unchanged at 2.5%. But it trimmed the growth outlook for the 19 countries that use the euro currency to 1.6% from 1.8%.

Growth in emerging-market countries is forecast to slow to 4.5% this year from 4.6% in 2018. The IMF expects the Chinese economy - the world's second biggest - to grow 6.2% this year, down from 6.6% in 2018 and slowest since 1990.

The World Bank and the Organization for Economic Cooperation and Development have also downgraded their world growth forecasts.

Rising trade tensions pose a major risk to the world economy. Under President Donald Trump the United States has imposed import taxes on steel, aluminum and hundreds of Chinese products, drawing retaliation from China and other U.S. trading partners.

Rising interest rates in the U.S. and elsewhere are also pinching emerging-market governments and companies that borrowed heavily when rates were ultra-low in the aftermath of the 2007-2009 Great Recession.

Source: Marketwatch

RELATED NEWS

US Senate Confirms Barr as Attorney General
Saturday, 16 February 2019 04:17 WIB

Senat Amerika hari Kamis (14/2) mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump,. Senat memberikan 54 suara mendukung dan 45 menentang untuk konfirmasi itu. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan ...

Pompeo: US, Europe Can Cooperate on Iran Despite Differences
Friday, 15 February 2019 19:11 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika dan Eropa masih tetap dapat bekerja bersama mengenai isu Iran biar pun ada perbedaan tentang apa yang disebut Amerika œnegara sponsor utama teror di dunia. Pompeo mengemukakan hal tersebut pada penutupan konferensi diplomatik di Warsawa. Ia...

Trump to Declare National Emergency as He Signs Border Security Bill
Friday, 15 February 2019 11:07 WIB

Presiden Donald Trump akan mengumumkan keadaan darurat nasional sehingga ia dapat melewati Kongres dan mendapatkan uang untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Baik Senat dan DPR telah mengesahkan RUU keamanan perbatasan yang menghindari penutupan pemerintah federal lainnya p...

Senate to Vote on Trump's Attorney General Pick
Friday, 15 February 2019 04:22 WIB

Senat Amerika dijadwalkan memberikan suara pada hari Kamis (14/2) untuk mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan Jeff Sessions, yang dipecat oleh pre...

Pakistan to Host Next Round of US-Taliban Peace Talks
Thursday, 14 February 2019 18:19 WIB

Amerika dan Taliban siap melakukan perundingan damai pada Senin (18/2) di Pakistan untuk mencari penyelesaian politik bagi perang yang sudah berlangsung 17 tahun di Afghanistan. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan, Rabu (13/2), pertemuan Senin nanti diadakan di Islamabad atas undang...

POPULAR NEWS
Thursday, 14 February 2019 16:00
Pound Slips Before Brexit Vote Amid ERG Threats
Thursday, 14 February 2019 10:48
China exports shoot up, beating expectations
Thursday, 14 February 2019 12:01
Aussie Advances on Chinese Shipments, Tariff Report
Thursday, 14 February 2019 23:29
U.S. Dollar Falls After Retail Sales Slump
ANOTHER NEWS
Hong Kong Stocks Fall on Trade Talks Uncertainty
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Hong Kong stocks fell Friday amid uncertainty over the outcome of US-China trade talks in Beijing, following Wall Street's negative lead on weak US retail sales. The Hang Seng Index lost 1.87 percent, or 531.21 points, to 27,900.84. The benchmark...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.