Trump EPA Chief Pick: Global Warming Not Greatest Crisis'
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB | GLOBAL |Global

President Donald Trump's choice to run the Environmental Protection Agency says he does not believe global warming is the "greatest crisis."

Andrew Wheeler said at his Senate confirmation hearing Wednesday that while climate change is a "huge issue," it is something that needs to be addressed globally.

A report by the EPA and several other government agencies concluded last year that climate change is a man-made phenomenon that will cost the U.S. billions of dollars a year and lead to more wildfires, stronger hurricanes, and other weather-related calamities.

Wheeler, who has been acting EPA chief since July, said he has not read the report but that a staffer briefed him on it.

Massachusetts Democrat Ed Markey responded by saying Wheeler's policies easing federal regulations on fossil fuel emissions are the problem.

"You are a former coal industry lobbyist that is sitting here. That's the worst-case scenario, what you are proposing here. ... You are putting up a smokescreen to ensure there is an advancement of Donald Trump's dirty policies," Markey said.

VOA news

RELATED NEWS

US Senate Confirms Barr as Attorney General
Saturday, 16 February 2019 04:17 WIB

Senat Amerika hari Kamis (14/2) mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump,. Senat memberikan 54 suara mendukung dan 45 menentang untuk konfirmasi itu. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan ...

Pompeo: US, Europe Can Cooperate on Iran Despite Differences
Friday, 15 February 2019 19:11 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika dan Eropa masih tetap dapat bekerja bersama mengenai isu Iran biar pun ada perbedaan tentang apa yang disebut Amerika œnegara sponsor utama teror di dunia. Pompeo mengemukakan hal tersebut pada penutupan konferensi diplomatik di Warsawa. Ia...

Trump to Declare National Emergency as He Signs Border Security Bill
Friday, 15 February 2019 11:07 WIB

Presiden Donald Trump akan mengumumkan keadaan darurat nasional sehingga ia dapat melewati Kongres dan mendapatkan uang untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Baik Senat dan DPR telah mengesahkan RUU keamanan perbatasan yang menghindari penutupan pemerintah federal lainnya p...

Senate to Vote on Trump's Attorney General Pick
Friday, 15 February 2019 04:22 WIB

Senat Amerika dijadwalkan memberikan suara pada hari Kamis (14/2) untuk mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan Jeff Sessions, yang dipecat oleh pre...

Pakistan to Host Next Round of US-Taliban Peace Talks
Thursday, 14 February 2019 18:19 WIB

Amerika dan Taliban siap melakukan perundingan damai pada Senin (18/2) di Pakistan untuk mencari penyelesaian politik bagi perang yang sudah berlangsung 17 tahun di Afghanistan. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan, Rabu (13/2), pertemuan Senin nanti diadakan di Islamabad atas undang...

POPULAR NEWS
Thursday, 14 February 2019 16:00
Pound Slips Before Brexit Vote Amid ERG Threats
Thursday, 14 February 2019 10:48
China exports shoot up, beating expectations
Thursday, 14 February 2019 12:01
Aussie Advances on Chinese Shipments, Tariff Report
Thursday, 14 February 2019 23:29
U.S. Dollar Falls After Retail Sales Slump
ANOTHER NEWS
Hong Kong Stocks Fall on Trade Talks Uncertainty
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Hong Kong stocks fell Friday amid uncertainty over the outcome of US-China trade talks in Beijing, following Wall Street's negative lead on weak US retail sales. The Hang Seng Index lost 1.87 percent, or 531.21 points, to 27,900.84. The benchmark...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.