ECJ: Britain Can Stop Withdrawal Process From EU
Tuesday, 11 December 2018 01:25 WIB | GLOBAL |Global

The European Court of Justice (ECJ) ruled Monday that Britain retains the right to reverse its decision to leave the European Union.

œThe United Kingdom is free to revoke unilaterally the notification of its intention to withdraw from the EU," the Luxembourg-based ECJ said.

"Such a revocation, decided in accordance with its own national constitutional requirements, would have the effect that the United Kingdom remains in the EU under terms that are unchanged," the court said.

The ECJ ruling comes as British Prime Minister Theresa May delayed a House of Commons vote that had been set for Tuesday on whether to approve or reject the Brexit deal.

Britain voted in a 2016 referendum to leave the 28-member bloc, and invoked Article 50 of the EU's Lisbon Treaty in March 2017, to begin the two-year exit process.

Because the prospect of any country leaving EU was considered unlikely, the Article 50 contains few specific details about the process.

A group of Scottish legislators, however, had asked the ECJ to rule on whether Britain could reverse the withdrawal procedure on its own.

A majority of voters in Scotland had voted against leaving the EU in the 2016 referendum.

Source : VOA

RELATED NEWS

US Condemns Myanmar Ruling Keeping 2 Journalists Imprisoned
Thursday, 25 April 2019 19:15 WIB

Amerika hari Rabu (24/4) mengecam Keputusan Mahkamah Agung Myanmar yang membenarkan putusan bersalah terhadap dua wartawan Reuters, karena melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi negara itu dengan mengungkap pembantaian Muslim Rohingya oleh militer Myanmar. Departemen Luar Negeri AS mengatakan, keput...

Former US State Department Employee Pleads Guilty to Hiding Ties to China
Thursday, 25 April 2019 11:18 WIB

Seorang mantan pegawai Departemen Luar Negeri AS yang dituduh menyembunyikan kontak dengan China, telah dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan bersekongkol untuk menipu pemerintah AS, Departemen Kehakiman mengumumkan Rabu. Candace Marie Claiborne memasuki Pengadilan Distrik AS di Washington DC....

US Negotiators to Visit China Next Week for New Round of Trade Talks
Thursday, 25 April 2019 02:53 WIB

Gedung Putih mengatakan dua pejabat tinggi ekonomi AS akan berkunjung ke China pekan depan untuk melanjutkan perundingan yang ditujukan untuk menyelesaikan perang dagang yang berlangsung antara dua raksasa ekonomi itu. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa (23/4) mengungkapkan, Menteri Keuangan...

Kim Jong Un, Putin Set for Talks in Russia Thursday
Wednesday, 24 April 2019 10:45 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan melakukan perjalanan minggu ini ke kota Vladivostok di Rusia timur laut untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kremlin pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa kedua pemimpin akan bertemu pada hari Kamis. Kim diperkirakan akan mend...

Mexico Breaks Violence Record in First Quarter of 2019
Wednesday, 24 April 2019 03:36 WIB

Kekerasan di Meksiko mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2019, dengan 8.493 pembunuhan tercatat mulai Januari hingga Maret, menurut angka resmi. Sekretariat Eksekutif Sistem Nasional Keamanan Publik mengatakan, angka itu naik 9,6 persen pada periode yang sama pada tahun 2018. Tahun lalu...

ANOTHER NEWS
US Condemns Myanmar Ruling Keeping 2 Journalists Imprisoned
Thursday, 25 April 2019 19:15 WIB The U.S. on Wednesday condemned the Myanmar Supreme Court decision upholding the convictions of two Reuters journalists for violating the country's Official Secrets Act by uncovering the Myanmar military's massacre of Rohingya Muslims. The U.S....

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.