After Huawei Arrest, White House Sticks With Hard Line on Trade Talks
Saturday, 8 December 2018 04:20 WIB | GLOBAL |Global

Top White House officials are continuing to take a hard line on U.S.-China trade talks, even after the arrest of a prominent Chinese tech executive that some fear could derail a trade truce between Washington and Beijing.

In an interview with VOA, White House trade and economic adviser Peter Navarro repeatedly refused to comment on the record about the arrest of Meng Wanzhou, chief financial officer of Huawei, whose company is at the heart of trade tensions between the U.S. and China.

But Navarro said that the Trump administration is "demanding not asking" that China make fundamental changes to its economy.

"What we're demanding is that China obey the rules of the international road and become a fair actor in international trade," Navarro said. "And surely that will require a restructuring of the model that's now predicated on state-owned enterprises, protectionism, (and) mercantilism."

Navarro remains optimistic that the U.S. and China will be able to reach an agreement before 90 days, after which U.S. President Donald Trump has said he will expand tariffs on Chinese imports. But he also said China has a "very long history" of not living up to its trade promises.

"This is going to be a tough negotiation," Navarro said. "The biggest problem will be the ability to actually verify things rather than just being strung along, because we've seen that movie before."

Source : VOA

RELATED NEWS

North Korea Withdraws from Liaison Office with South Korea
Saturday, 23 March 2019 04:33 WIB

Korea Utara telah menarik pejabat penghubungnya dengan Korea Selatan. Korea Utara memberitahu Korea Selatan mengenai langkah mendadak itu, Jumat (22/3), pada pertemuan mingguan kedua Korea di kantor bersama mereka di Kaesong, kota di Korea Utara. Wakil Menteri Unifikasi Korea Selatan Chun Hae-sun ...

US Meteorologists Retire Hurricane Names Florence, Michael
Friday, 22 March 2019 18:05 WIB

Badai Florence dan Michael, yang menimbulkan kehancuran parah dan kematian di Amerika tahun lalu, tidak akan digunakan lagi sebagai nama badai. The National Oceanic & Atmospheric Administration pada Rabu (20/3) mengatakan untuk musim badai pada 2024 mendatang, kedua nama itu akan digantikan den...

Chinese President Lands in Italy, Set to Sign Belt and Road Deal
Friday, 22 March 2019 10:11 WIB

Presiden Cina Xi Jinping tiba di Roma pada hari Kamis di awal kunjungan tiga hari di mana ia akan menandatangani perjanjian yang menarik Italia ke dalam rencana infrastruktur "Belt and Road" raksasa, meskipun ada tentangan dari AS. Italia, yang mencari kesepakatan ekspor baru untuk meningkatkan eko...

Venezuelan Opposition Leader Guaido Says His Top Aide Detained
Friday, 22 March 2019 05:08 WIB

Pemimpin oposisi Venezuela yang menyatakan diri sebagai presiden sementara, Juan Guaido, mengatakan, para petugas intelijen telah menahan kepala stafnya. Pembantu Guaido, Roberto Marrero, dibawa ke tahanan setelah penggerebekan di rumahnya semalam. Kediaman anggota parlemen Sergio Vergara juga dige...

BMW Warns Profits Will Fall Due to Costs, Trade Uncertainty
Thursday, 21 March 2019 17:50 WIB

Produsen kendaraan bermotor Jerman, BMW, mengatakan, Rabu (20/3), keuntungan mereka pada tahun 2019 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Mereka mengatakan, penyebab penurunan ini terkait rencana mereka untuk memangkas biaya produksi sebesar 13,6 miliar dolar untuk mengompensasi pengeluaran bagi ...

ANOTHER NEWS
Hong Kong stocks finish week with more gains (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Hong Kong stocks finished the week on a positive note Friday, taking their cue from a Wall Street rally, with investors now looking ahead to fresh high-level China-US trade talks next week. The Hang Seng Index rose 0.14 percent, or 41.80 points,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.