Huawei CFO arrested in Canada at U.S. request for allegedly breaking Iran sanctions
Thursday, 6 December 2018 11:58 WIB | GLOBAL |Global

Canadian authorities in Vancouver have arrested Huawei Technologies Co.'s chief financial officer at the request of the U.S. government for alleged violations of Iranian sanctions, the latest move by Washington to crack down on the Chinese cellular-technology giant.

A spokesman for Canada's justice department said Meng Wanzhou was arrested in Vancouver on Dec. 1 and is sought for extradition by the U.S. A bail hearing has been tentatively scheduled for Friday, according to the spokesman. Meng, the daughter of Huawei™s founder, Ren Zhengfei, serves as the company's CFO and deputy chairwoman.

Meng's arrest comes amid a year-long U.S. government campaign against a company it views as a national-security threat. In the past year, Washington has taken a series of steps to restrict Huawei™s business on American soil and, more recently, launched an extraordinary international outreach campaign to persuade allied countries to enact similar curbs.

The U.S. is seeking Meng's extradition so as to have her appear in federal court in the Eastern District of New York, according to people familiar with the matter. A Huawei spokesman had no immediate comment on Meng's arrest Wednesday.

Source: Marketwatch

RELATED NEWS

Putin Threatens US with New Weapons if Missiles Deployed to Europe
Thursday, 21 February 2019 11:29 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (20/2), dengan keras memperingatkan AS untuk tidak menempatkan misil-misil baru di Eropa. Jika AS melakukannya, kata Putin, Rusia akan membalasnya dengan mengerahkan senjata-senjata baru yang hanya dalam waktu singkat dapat mencapai target. Meski pemimpin Rusia i...

US-Backed Forces Warn Last Islamic State Fighters in Syria to Give Up or Die
Thursday, 21 February 2019 00:14 WIB

Milisi dukungan AS di Suriah memperingatkan sisa-sisa militan ISIS di negara itu untuk menyerahkan diri atau mati. Puluhan truk tampak berada di kawasan pinggiran desa Baghouz, Selasa, untuk mengevakuasi militan ISIS yang memutuskan untuk menyerah, bersama keluarga mereka. Pasukan Demokrasi Suriah...

Twitter Tightens EU Political Ad Rules Ahead of Election
Wednesday, 20 February 2019 11:11 WIB

Mengikuti langkah perusahaan teknologi raksasa Google dan Facebook, Twitter hari Selasa (19/2) mengatakan akan memperketat aturan iklan politik di Uni Eropa menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung di blok negara itu pada musim semi nanti. Perusahaan media sosial itu mengatakan sedang memperl...

Honda to Shut British Plant Imperiling 3,500 Jobs
Wednesday, 20 February 2019 01:33 WIB

Produsen mobil Honda berencana menutup pabriknya di Inggris barat pada 2021, sebuah pukulan baru bagi ekonomi Inggris yang sedang mengalami kesulitan menyusul ketidakpastian bisnis terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) bulan depan. Perusahaan itu mengumumkan keputusan tersebut pada sebu...

Australian Political Parties Targeted In Mass Hacking Attempt
Tuesday, 19 February 2019 11:12 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, partai-partai politik Australia telah diserang oleh sebuah peretasan terhadap jejaring komputer mereka. Pemerintah mengatakan, sistem telah disusupi oleh œaktor negara yang canggih. Badan keamanan dunia maya Australia yakin sebuah pemerintah...

POPULAR NEWS
Tuesday, 19 February 2019 00:09
Pound Rises as Brexit Divisions Deepen
Wednesday, 20 February 2019 13:30
Gold Prices Little Changed Ahead of Fed Minutes
ANOTHER NEWS
Tokyo Shares End Up on US-China Trade Hopes
Thursday, 21 February 2019 13:38 WIB Tokyo stocks shed earlier losses to end the Thursday session marginally higher, thanks to rekindled hopes for progress in the US-China trade talks. The benchmark Nikkei 225 index added 0.15 percent or 32.74 points to 21,464.23 while the broader...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.