EU Sets Up Payment System with Iran to Maintain Trade
Wednesday, 26 September 2018 03:44 WIB | GLOBAL |

The five remaining parties to the Iran nuclear deal have agreed to establish a special payment system to allow companies to continue doing business with the regime, bypassing new sanctions imposed by the United States.

Envoys from Britain, France, Germany, Russia, China and Iran issued a statement late Monday from the United Nations announcing the creation of a "Special Purpose Vehicle" that will be established in the European Union. The parties said the new mechanism was created to facilitate payments related to Iranian exports, including oil.

Federica Mogherini, EU's foreign policy chief, told reporters after the deal was announced that the SPV gives EU member states "a legal entity to facilitate legitimate financial transactions with Iran...and allow European companies to continue to trade with Iran in accordance to European Union law and could be open to other partners in the world."

Mogherini said the financial agreement is also aimed at preserving the agreement reached in 2015 with Iran to scale back its nuclear program in exchange for relief from strict economic sanctions. The deal was reached under then-President Barack Obama, but Obama's successor, Donald Trump, pulled out of the accord in May of this year, saying it didn't address Tehran's ballistic missile program or its influence in the Middle East.

Source : VOA

RELATED NEWS

Vatican Expels Former US Cardinal McCarrick
Monday, 18 February 2019 11:02 WIB

Vatikan, Sabtu (16/2), mengatakan Paus Fransiskus telah memecat bekas Kardinal AS Theodore McCarrick. Pada Juli tahun lalu, Paus menerima pengunduran diri McCarrick dari College of Cardinals - badan yang menaungi seluruh kardinal - setelah berbagai tuduhan bahwa dia melakukan pelecehan seksual terh...

US Senate Confirms Barr as Attorney General
Saturday, 16 February 2019 04:17 WIB

Senat Amerika hari Kamis (14/2) mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump,. Senat memberikan 54 suara mendukung dan 45 menentang untuk konfirmasi itu. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan ...

Pompeo: US, Europe Can Cooperate on Iran Despite Differences
Friday, 15 February 2019 19:11 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika dan Eropa masih tetap dapat bekerja bersama mengenai isu Iran biar pun ada perbedaan tentang apa yang disebut Amerika œnegara sponsor utama teror di dunia. Pompeo mengemukakan hal tersebut pada penutupan konferensi diplomatik di Warsawa. Ia...

Trump to Declare National Emergency as He Signs Border Security Bill
Friday, 15 February 2019 11:07 WIB

Presiden Donald Trump akan mengumumkan keadaan darurat nasional sehingga ia dapat melewati Kongres dan mendapatkan uang untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Baik Senat dan DPR telah mengesahkan RUU keamanan perbatasan yang menghindari penutupan pemerintah federal lainnya p...

Senate to Vote on Trump's Attorney General Pick
Friday, 15 February 2019 04:22 WIB

Senat Amerika dijadwalkan memberikan suara pada hari Kamis (14/2) untuk mengukuhkan William Barr sebagai jaksa agung pilihan Presiden Donald Trump. Barr, yang menjabat sebagai jaksa agung di bawah Presiden George H. W. Bush, dipilih oleh Trump untuk menggantikan Jeff Sessions, yang dipecat oleh pre...

ANOTHER NEWS
Oil Prices Advance on Trade Hopes
Monday, 18 February 2019 13:48 WIB Oil prices gained on Monday in Asia, supported by hopes that the U.S. and China might be able to resolve their trade disputes after both sides reported progress in the latest negotiations that ended in Beijing last week. U.S. President Donald...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.