UN Calls on Myanmar to Improve Conditions for Safe Return of Rohingyas
Thursday, 9 August 2018 10:29 WIB | GLOBAL |Global

The United Nations is calling on Myanmar to live up to an agreement that would give the world body full access to northern Rakhine state, the scene of last year's brutal military crackdown on the region's Rohingya Muslims.

The U.N.'s refugee and development agencies signed a pact with Myanmar in early June that allows them to create conditions that would allow Rohingya refugees to return to Rakhine safely and voluntarily from neighboring Bangladesh.

But the two agencies issued a statement Wednesday that their requests to establish operations in Rakhine state, dating back to mid-June, have gone unanswered.

In addition to allowing unfettered access to Rakhine, the U.N. agencies also called on Myanmar to provide freedom of movement for all communities in Bangladesh, and to address the root cause of the crisis.

Nearly 700,000 Rohingyas have been languishing in refugee camps in Bangladesh since August of last year, when Myanmar military forces launched a counteroffensive in response to attacks on state security posts by Rohingya militants.

Source : VOA

RELATED NEWS

Paris Police Bracing for More Violent Protests
Friday, 14 December 2018 23:14 WIB

Mengantisipasi protes dengan kekerasan pada akhir pekan kelima berturut-turut, kepala kepolisian Paris Jumat (14/12) mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan lapis baja dan ribuan petugas akan dikerahkan kembali di ibukota Perancis. Michel Delpuech menyampaikan kepada radio RTL bahwa dinas keamanan ber...

US to Reorient Trade Deals, Aid to Africa
Friday, 14 December 2018 11:09 WIB

Pemerintahan Presiden Trump telah membeberkan strategi barunya untuk Afrika dengan mengatakan, kepentingan dan prioritas AS harus diutamakan dalam semua urusan dengan benua itu. Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton menjelaskan strategi baru itu di Washington, hari Kamis (13/12). Dia mengata...

Back to Brussels: Britain™s May Again Seeks EU Help on Brexit
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah ia lolos dari voting mosi tidak percaya para anggota parlemen partainya sendiri. May akan bertemu dengan para pemimpin Uni Erop...

Congress Moves to Ban Cockfighting in US Territories
Thursday, 13 December 2018 18:19 WIB

Kongres hari Rabu menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang akan menutup sabung ayam yang legal di teritorial Amerika termasuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin Amerika, mengakhiri institusi dari era kolonial yang menghasilkan jutaan dolar setiap tahun. Penentang langkah yang disetujui DPR itu m...

Pompeo: Iran Increasing Ballistic Missile Activity
Thursday, 13 December 2018 11:15 WIB

Menlu Amerika Mike Pompeo Rabu (12/12) memberi tahu DK PBB bahwa kegiatan misil balistik Iran semakin meningkat sejak persetujuan nuklir pada 2015 disepakati. œIran telah memanfaatkan goodwill dari negara-negara lain dan mengingkari berbagai resolusi DK dalam upayanya untuk menciptakan pasukan mi...

POPULAR NEWS
Saturday, 15 December 2018 04:16
Hong Kong stocks close week with sharp losses
Friday, 14 December 2018 08:55
Hong Kong Stocks Open Sharply Lower
Thursday, 13 December 2018 18:19
Congress Moves to Ban Cockfighting in US Territories
ANOTHER NEWS
Hong Kong stocks close week with sharp losses
Saturday, 15 December 2018 04:16 WIB Hong Kong shares tumbled Friday as fresh data pointed to further weakness in China's economy while investors also cashed in profits following a broadly positive week. The Hang Seng Index dropped 1.62 percent, or 429.56 points, to 26,094.79. The...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.