British Foreign Secretary Wants UN to Supervise Return of Burmese Refugees
Tuesday, 13 February 2018 10:10 WIB | GLOBAL |Global

British Foreign Secretary Boris Johnson says the United Nations must supervise the return of Rohingya refugees to Myanmar because many are scared to come home on their own.

Johnson spoke to reporters Sunday after his meeting with Aung San Suu Kyi, de facto leader of the country formerly known as Burma

"I saw real apprehension both in camps in Bangladesh and amongst the remaining villagers," Johnson said.

"The Burmese authorities need to work very hard with international agencies to overcome the real alarm that people feel about coming back to Burma."

A military crackdown on Myanmar's Rohingya Muslim minority sent hundreds of thousands fleeing to refugee camps in neighboring Bangladesh. Those who stayed behind in their destroyed villages still fear for their lives.

Source : VOA

RELATED NEWS

Suicide Truck Bombing in Colombia Kills At Least 21
Saturday, 19 January 2019 00:39 WIB

Serangan bom truk bunuh diri di sebuah akademi kepolisian, Kamis (18/1) di Kolombia menewaskan sedikitnya 21 orang dan mencederai sedikitnya 68 orang. Presiden Kolombia Ivan Duque membatalkan pertemuan yang seharusnya dilaksanakan di bagian barat Kolombia dan bergegas kembali untuk mengunjungi loka...

Asteroids Smacking Earth Twice as Often as Before
Friday, 18 January 2019 20:05 WIB

Batu-batu raksasa dari angkasa luar berjatuhan dari langit lebih sering dibandingkan dulu, namun jangan khawatir. Dalam kurun waktu 290 juta tahun, asteroid berukuran besar lebih sering menghujam bumi hampir dua kali lebih sering dibandingkan dengan kurun waktu 700 juta tahun yang lalu, menurut seb...

Chinese Trade Negotiator to Visit US in Late January
Friday, 18 January 2019 11:09 WIB

Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat akhir bulan ini untuk mengikuti babak ke-dua perundingan yang bertujuan menyelesaikan perang dagang yang tengah berlangsung antara kedua raksasa ekonomi dunia ini. Juru bicara Kementerian Perdagangan Gao Feng mengatakan...

US Senate Upholds Lifting Sanctions on Russian's Companies
Friday, 18 January 2019 00:48 WIB

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang kaya Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin. Sebelas orang senator partai Republik bergabung ...

Trump EPA Chief Pick: Global Warming Not Greatest Crisis'
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB

Kepala badan perlindungan lingkungan Amerika atau EPA yang ditunjuk Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya bahwa pemanasan suhu bumi adalah œkrisis yang paling hebat. Ketika memberikan pernyataan dalam sidang konfirmasinya di hadapan Senat, Rabu (16/1), Andrew Wheeler mengatakan, is...

ANOTHER NEWS
Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Hong Kong stocks finished another healthy week on a positive note Friday as investors cheered a report that the US is considering lifting Chinese tariffs in a bid to hammer out a trade deal between the world's top two economies. The Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.