British Foreign Secretary Wants UN to Supervise Return of Burmese Refugees
Tuesday, 13 February 2018 10:10 WIB | GLOBAL |Global

British Foreign Secretary Boris Johnson says the United Nations must supervise the return of Rohingya refugees to Myanmar because many are scared to come home on their own.

Johnson spoke to reporters Sunday after his meeting with Aung San Suu Kyi, de facto leader of the country formerly known as Burma

"I saw real apprehension both in camps in Bangladesh and amongst the remaining villagers," Johnson said.

"The Burmese authorities need to work very hard with international agencies to overcome the real alarm that people feel about coming back to Burma."

A military crackdown on Myanmar's Rohingya Muslim minority sent hundreds of thousands fleeing to refugee camps in neighboring Bangladesh. Those who stayed behind in their destroyed villages still fear for their lives.

Source : VOA

RELATED NEWS

Trump Threatens to Close US-Mexico Border to Stop Migrants
Friday, 19 October 2018 00:18 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengancam akan melakukan penutupan perbatasan Amerika Serikat dengan Meksiko jika negara tetangga itu gagal menghentikan sejumlah besar migran Amerika Tengah yang menuju Amerika Serikat. Dalam cuitan lewat Twitter Kamis (18/10) pagi, Trump juga menuduh Partai Demokrat ...

US Again Declines to Label China a Currency Manipulator
Thursday, 18 October 2018 18:00 WIB

Pemerintahan Trump kembali menolak untuk menyebut China sebagai manipulator mata uang. Tetapi mengatakan Amerika menempatkan China dan lima negara lainnya dalam daftar pengawasan. "Khususnya terkait kurangnya transparansi mata uang dan melemahnya mata uang China baru-baru ini," kata Menteri Keuanga...

Pompeo: Saudis Declined to Discuss Facts Surrounding Missing Journalist
Thursday, 18 October 2018 09:55 WIB

Menlu AS, Mike Pompeo mengatakan hari Rabu (17/10), sewaktu ia bertemu dengan para pemimpin Saudi, mereka tidak mau membicarakan fakta apapun menyangkut hilangnya wartawan Saudi yang tinggal di Amerika. Para pejabat Turki mengatakan, wartawan itu dibunuh dan dimutilasi oleh agen-agen Saudi di dalam ...

British, EU Leaders Meeting in Latest Attempt to Break Brexit Impasse
Thursday, 18 October 2018 03:23 WIB

PM Inggris Theresa May akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa, Rabu (17/10), sementara kedua pihak menghadapi kebuntuan pembicaraan dalam perundingan mengenai keluarnya Inggris dari blok tersebut. Berbulan-bulan pembicaraan telah menghasilkan kesepakatan dalam banyak hal mengenai ...

Death Toll Continues to Rise After Hurricane Michael
Wednesday, 17 October 2018 18:36 WIB

Hampir satu minggu setelah Florida Panhandle porak-poranda karena badai Michael, Wali Kota Pantai Meksiko Al Cathey mengatakan dua orang lagi dipastikan tewas di kota kecil tepi pantai. Cathey, Selasa (16/10), mengatakan korban adalah seorang laki-laki dan seorang perempuan yang tinggal terpisah da...

ANOTHER NEWS
U.S. oil benchmark settles sharply lower, tallies a two-session loss of 4.5%
Friday, 19 October 2018 01:52 WIB The U.S. oil benchmark settled sharply lower on Thursday to tally a loss of 4.5% over the two sessions on the heels of a fourth weekly climb in U.S. crude inventories. The Energy Information Administration reported Wednesday that domestic crude...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.