Israelis Call for Revenge After Fatal Drive-by Shooting of Settler
Thursday, 11 January 2018 11:39 WIB | GLOBAL |GlobalIsrael

Israelis are calling for revenge after the drive-by slaying of a Jewish settler by a suspected Palestinian gunman in the West Bank.

The victim, Raziel Shevah, died in a hospital after he was hit by multiple bullets Tuesday night near Havat Gilad, an unauthorized Jewish settlement near Nablus.

Israeli soldiers set up roadblocks and sealed off Palestinian villages surrounding the city on Wednesday.

Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu promised to do "everything possible" to apprehend the shooter.

He again condemned the Palestinians' "martyrs' fund," which makes payments to the families of Palestinian suicide bombers, militants and others killed or wounded in confrontations with Israeli police and soldiers.

Havat Gilad is what Israel regards as an unapproved settlement, inside a remote part of the West Bank.

Small numbers of Jewish hard-liners who insist the Palestinian West Bank is part of Israel populate such settlements, and the Israeli government sometimes tries to evacuate such areas by force.

Source : VOA

RELATED NEWS

EU Sets Up Payment System with Iran to Maintain Trade
Wednesday, 26 September 2018 03:44 WIB

Lima pihak yang tersisa dalam perjanjian nuklir dengan Iran telah sepakat untuk membentuk suatu sistem pembayaran khusus yang memungkinkan perusahaan-perusahaan melanjutkan bisnisnya dengan rezim Iran, guna menghindari sanksi-sanksi baru yang diberlakukan Amerika Serikat. Para utusan Inggris, Peran...

Russia to Supply New Missile Defense System to Syria
Tuesday, 25 September 2018 19:04 WIB

Rusia mengatakan akan memberi Suriah misil pertahanan jenis S-300 yang lebih modern dalam beberapa pekan ke depan, meski mendapat tentangan dari Israel. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan Presiden Vladimir Putin memerintahkan pemberian misil yang lebih mutakhir itu setelah barisan pe...

Hong Kong Officially Bans Pro-Independence Party
Tuesday, 25 September 2018 11:28 WIB

Hong Kong telah melarang sebuah partai politik yang mendukung kemerdekaan dari China. Ini merupakan isyarat lebih jauh tentang menguatnya cengkeraman China daratan terhadap wilayah semiotonom tersebut. Menteri Keamanan, John Lee, Senin (24/9) mengumumkan bahwa Partai Nasional Hong Kong dilarang ber...

Trump Promises 2nd Summit with Kim œQuite Soon
Tuesday, 25 September 2018 00:02 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un œdalam waktu sangat dekat.™ Trump, yang mengeluarkan pernyataan itu hari Senin di PBB, juga menyebut tentang œkemajuan luar biasa yang dicapai pemerintahannya menge...

Pompeo: US Would Win Trade War with China
Monday, 24 September 2018 19:53 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo bertekad Amerika akan memenangkan perang dagang apapun dengan China, sehari sebelum pemberlakuan tarif impor terbaru terhadap impor barang-barang China. Pompeo hari Minggu (23/9) mengatakan kepada stasiun televisi FOX, œkita akan berhasil memaksa China untu...

POPULAR NEWS
Monday, 24 September 2018 11:35
Gold Expected To Gain Some Luster After Fed
Monday, 24 September 2018 07:15
Aussie Falls, Asia Stocks Face Drop on Trade Woes
Monday, 24 September 2018 08:11
Yen climbs as China halts trade talks with U.S
ANOTHER NEWS
EU Sets Up Payment System with Iran to Maintain Trade
Wednesday, 26 September 2018 03:44 WIB The five remaining parties to the Iran nuclear deal have agreed to establish a special payment system to allow companies to continue doing business with the regime, bypassing new sanctions imposed by the United States. Envoys from Britain, France,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.