Kuroda Pushes Through Changes to Stay the Course for Longer Haul
Tuesday, 31 July 2018 14:16 WIB | FISCAL & MONETARY |JepangBOJKuroda,

Bank of Japan Governor Haruhiko Kuroda pushed through changes to his radical monetary stimulus program as the central bank prepares for a longer struggle to stoke inflation.

While keeping unchanged its two major benchmarks -- the negative interest rate and 10-year yield target -- the BOJ took a number of steps to alleviate the strain on banks and the market distortions stemming from its stimulus. Yet Kuroda also indicated that BOJ will tolerate 10-year yields deviating as much as 0.2 percent from zero, compared with 0.1 percent now.

The BOJ cut its inflation forecasts, showing it™s preparing for an even longer battle to generate 2 percent price gains, further widening the gap with global peers who are moving away from crisis-era policies. The headline of the BOJ™s statement underscored the goal: "Strengthening the Framework for Continuous Powerful Monetary Easing."

The operational tweaks will see the BOJ apply negative interest rates on fewer bank reserves to cushion the impact on commercial lenders, allow more movement in 10-year bond yields and adjust its purchases in the stock market. It added forward guidance for policy rates in its statement, saying it intends to maintain the current extremely low levels of short- and long-term interest rates for an "extended period of time."

Because of the side effects of its policies, such as the blow to banks™ profits, the central bank has faced questions about how long it could keep them in place. Inflation remains less than halfway to the target after more than five years of extraordinary stimulus.

Source : Bloomberg

RELATED NEWS

Carney Says Chance of a No-Deal Brexit Is `Uncomfortably High'
Friday, 3 August 2018 14:48 WIB

Mark Carney dirinya ikut kembali ke debat Brexit, mengatakan kesempatan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan adalah "sangat tinggi." Intervensi menunjukkan Gubernur Bank of England (BoE) semakin khawatir bahwa pemerintah Perdana Menteri Theresa May kehabisan waktu untuk menuntaskan...

Bank of England raises key lending rate to 0.75%
Thursday, 2 August 2018 18:21 WIB

Bank of England pada Kamis ini, seperti yang diharapkan, menaikkan suku bunga bank sebesar 25 basis poin, atau seperempat persentase poin, menjadi 0,75%. Sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter memilih suara bulat untuk kenaikan. "Sejak Laporan Inflasi Mei, prospek jangka pendek telah berkembang ...

Fed holds interest rates steady, signals another hike coming soon
Thursday, 2 August 2018 01:19 WIB

Federal Reserve mempertahankan kebijakan suku bunga stabil pada hari Rabu sementara ini  menandakan pihaknya melihat kenaikan suku bunga lainnya kemungkinan akan terjadi secepatnya pada September. Pada pertemuan dua hari yang berakhir Rabu, Fed memilih dengan suara bulat untuk mempertahankan s...

BOJ Keeps Policy Rate, Allows Flexibility in Bond Operations
Tuesday, 31 July 2018 11:24 WIB

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan target imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun pada sekitar nol persen, sambil mengatakan akan memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam operasi obligasi, setelah pertemuannya hari Selasa. BOJ menjaga tingkat keseimbangan kebijakan di angka -0.100%. Tak sa...

ECB leaves rates unchanged, reiterates plan to end bond purchases in December
Thursday, 26 July 2018 19:01 WIB

Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, seperti yang diperkirakan, mempertahankan suku bunga tidak berubah dan menegaskan kembali rencananya untuk mengakhiri program pembelian obligasi bulanan pada bulan Desember. Suku bunga pinjaman utama ECB tetap di 0%, sementara tingkat yang dibayarkan pada deposit...

ANOTHER NEWS
Dollar Slides, Headed For First Weekly Loss in a Month
Friday, 17 August 2018 21:26 WIB The U.S. dollar looked listless on Friday, sliding against a handful of its major rivals but rallying against some emerging markets amid worries over further sanctions on Turkey. The ICE U.S. Dollar Index which measures the greenback against six...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.