BOJ Maintains Stimulus as Inflation Lags Behind Economic Growth
Thursday, 21 December 2017 10:24 WIB | FISCAL & MONETARY |Ekonomi JepangBank of JapanBOJ

The Bank of Japan left monetary stimulus unchanged in the final policy meeting of 2017, remaining on cruise control as it waits for a pickup in stubbornly low inflation.

The central bank will continue to target interest rates and buy financial assets to achieve its 2 percent inflation goal, it said in statement on Thursday. The result was predicted by all 44 economists surveyed by Bloomberg.

With Japan™s economy continuing to grow at a healthy pace, and inflation at least moving in the right direction, there is little pressure on the BOJ to act any time soon. This sets it apart from its global counterparts, with the Federal Reserve hiking interest rates and the European Central Bank moving closer toward policy normalization.  

"A solid economic recovery is giving the BOJ time to sit tight, Norio Miyagawa, a senior economist at Mizuho Securities Co., said before the decision. "The BOJ™s plan for now is to wait and see by sticking with the current stimulus.

Yet economists and investors are looking further ahead, with some speculating that the BOJ will join some of its international counterparts in tightening policy next year. Governor Haruhiko Kuroda™s press briefing later Thursday will be parsed for clues as to whether and when that might happen.

The BOJ board™s vote on Thursday was 8-1 on policy rates and unanimous on asset purchases. Goushi Kataoka, who joined the board in July, dissented on the policy rates.

The BOJ hasn™t altered its policy framework since September 2016, when it implemented its yield-curve control program, setting an interest rate of -0.1 percent on some bank reserves and a target of around 0 percent for 10-year government bond yields. It also continues to buy enormous amounts of assets, mostly Japanese government bonds.

Source : Bloomberg

RELATED NEWS

PBOC Researcher Sees Room for Higher Interest Rates
Monday, 8 January 2018 10:32 WIB

Inflasi pabrik yang lebih cepat dan keuntungan di sektor industri pada tahun lalu telah menciptakan ruang bagi kenaikan suku bunga secara keseluruhan, kata peneliti People of Bank of China, Ji Min, menurut sebuah laporan oleh China Daily. Inflasi dan nilai tukar mata uang asing juga harus diperhitu...

Most Fed Officials Backed Continued Gradual Rate Hikes
Thursday, 4 January 2018 02:28 WIB

Pejabat Federal Reserve pada bulan Desember memperdebatkan risiko terhadap prospek ekonomi AS, dengan beberapa pihak yang prihatin dengan inflasi rendah dan yang lainnya menunjukkan pertumbuhan yang kuat yang akan mendapat dorongan lebih lanjut dari pemotongan pajak. Sebagian besar peserta mengulan...

RBA Gains Confidence Unemployment to Fall Further, CPI to Climb
Tuesday, 19 December 2017 08:28 WIB

Bank sentral Australia menunjukkan peningkatan kepercayaan ekonomi akan menguat lagi di tahun depan, yang berpotensi meletakkan dasar untuk pengetatan kebijakan pertama sejak 2010, menurut risalah dari pertemuan RBA di bulan Desember. Risalah tersebut mencakup diskusi yang diadakan sebelum rilis PD...

Draghi Says ECB Will Still Be Short of Inflation Goal by 2020
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus moneter. Presiden ECB mengumumkan proyeksi ekonomi terbaru yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama...

ECB leaves rates at record low, reiterates dovish guidance
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomannya bahwa suku bunga akan "tetap berada pada tingkat sekarang untuk jangka waktu yang lama, dan tidak...

ANOTHER NEWS
USD/CHF Flirting With Lows, Below Mid-0.9600 Amid Notable USD Weakness
Thursday, 18 January 2018 17:16 WIB Having posted a session high level of 0.9666, the USD/CHF pair came under some selling pressure and eroded part of previous session's strong recovery gains. Despite a strong follow-through upsurge in the US Treasury bond yields, renewed US Dollar...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.