Yellen Says It’s Dangerous to Allow Inflation to Drift Lower
Wednesday, 22 November 2017 07:55 WIB | FISCAL & MONETARY |Yellen

Federal Reserve Chair Janet Yellen cautioned that raising interest rates too quickly risked stranding inflation below the U.S. central bank™s 2 percent target and said there™d been œsome hint that expectations for future price increases may be drifting down.

œIt can be quite dangerous to allow inflation to drift down and not to achieve over time a central bank™s inflation target, she said Tuesday, while also discussing perils of leaving rates too low for too long.

œOne reason it™s dangerous is because inflation expectations are likely to also drift down and indeed there is some evidence -- I don™t really think they™ve drifted down very much -- but there™s some suggestion, they may be drifting down, she said at an event at New York University moderated by former Bank of England Governor Mervyn King. œThat would be a very undesirable state of affairs.

The Fed announced Monday that Yellen, 71, would step down once current Fed Governor Jerome Powell -- who President Donald Trump nominated to replace her when her term expires in February -- is confirmed by the Senate and sworn into office.

Yellen, Powell and the rest of the U.S. central bank™s policy-setting Federal Open Market Committee are attempting to guide interest rates back to what they deem a more neutral level after years of keeping them near zero to combat the effects of the financial crisis.

Source : Bloomberg


Draghi Says ECB Will Still Be Short of Inflation Goal by 2020
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus moneter. Presiden ECB mengumumkan proyeksi ekonomi terbaru yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama...

ECB leaves rates at record low, reiterates dovish guidance
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomannya bahwa suku bunga akan "tetap berada pada tingkat sekarang untuk jangka waktu yang lama, dan tidak...

Bank of England holds key rate at 0.5% in unanimous vote
Thursday, 14 December 2017 19:22 WIB

Bank of England pada hari Kamis mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah sebesar 0,5%, sesuai perkiraan pasar sebelumnua setelah bank sentral ini pada bulan November menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Komite Kebijakan Moneter memberikan suara 9-0 untuk mempertahan...

SNB Bides Time on Rates as Weaker Franc Helps Inflation Outlook
Thursday, 14 December 2017 15:59 WIB

Swiss National Bank mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, berada dalam mode wait and see sambil memantau dampak dari franc yang lemah terhadap inflasi. Meski penurunan 8 persen franc terhadap euro tahun ini mendorong momentum ekonomi dan menjaga pertumbuhan harga terkendali, Presiden SNB T...

Fed Lifts U.S. Interest Rates, Still Expects 3 Hikes in 2018
Thursday, 14 December 2017 02:28 WIB

Federal Reserve pada hari Rabu ini menaikkan suku bunga utama jangka pendek AS dari 1,25% ke 1,5%, namun sebagai tanda kewaspadaan bank sentral berpegang pada perkiraan sebelumnya untuk hanya tiga kenaikan suku bunga sebesar 1/4 poin pada 2018 . The Fed tidak membuat perubahan pada perkiraan inflas...

Erdogan Hopes to Open Embassy in East Jerusalem
Monday, 18 December 2017 11:51 WIB Turkish president Recep Tayyip Erdogan said Sunday that Turkey hopes to open an embassy to a Palestinian state in East Jerusalem in the future.. "Because it is under occupation we can't just go there and open an embassy," Erdogan said in a speech...


Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.