Sektor Jasa Inggris Melemah ke Tingkat Tiga Bulan Terendah pada Kekhawatiran Brexit
Friday, 3 August 2018 15:57 WIB | EUROPE |

Sektor jasa Inggris tumbuh pada laju yang lebih lambat dari perkiraan pada Juli seiring ekonomi memulai kuartal ketiga dengan catatan "mengecewakan".

IHS Markit mengatakan Jumat Purchasing Managers Index layanannya merosot ke level terendah tiga bulan di 53,5, turun dari 55,1 pada Juni dan kurang dari perkiraan 54,7 oleh para ekonom. Perusahaan mengatakan Brexit mungkin menahan proyek, sementara Piala Dunia dan cuaca panas mengurangi angka konsumen.

Meskipun Gubernur Mark Carney mengatakan bahwa pertumbuhan kemungkinan akan bertahan pada kuartal ketiga, survei Markit menunjukkan ekspansi dapat mencapai titik yang lemah.

"Sektor jasa kembali ke jalur lambat pada bulan Juli," kata Tim Moore, Associate Director di IHS Markit. "Penyedia layanan berkomentar bahwa ketidakpastian Brexit telah menahan kembali kemenangan proyek baru, yang mencerminkan penghindaran risiko dan pendekatan wait-and-see untuk investasi."

Laporan itu juga menunjukkan bahwa tekanan biaya di sektor jasa, yang membentuk sebagian besar ekonomi Inggris, telah berkurang. Tingkat penciptaan lapangan kerja jatuh ke tingkat terlemah sejak Agustus 2016.

"Kombinasi pertumbuhan output yang lebih lambat dan tekanan harga yang lebih lemah selama bulan Juli akan memperkuat harapan bahwa kenaikan suku bunga Bank of England lebih lanjut akan dilakukan secara bertahap dan terbatas," kata Moore.

Indeks yang sama untuk sektor manufaktur, yang dirilis Rabu, juga turun lebih dari perkiraan ekonom bulan lalu, meskipun indeks konstruksi Markit secara tak terduga melonjak. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

German Services Hold Up Output as Manufacturers Struggle
Friday, 21 June 2019 14:53 WIB

Output from Germany's private sector remained unchanged in June, as a decline in manufacturing was offset by continued growth in services. A flash reading of the country's composite Purchasing Managers' Index stayed at 52.6 in June, IHS Markit said on Friday, a slightly better reading tha...

U.K. Wages Grow at Fastest Pace Since 2008 in Tight Labor Market
Tuesday, 22 January 2019 17:09 WIB

Britons are enjoying the strongest wage growth since the financial crisis a decade ago as the labor market tightens. Average earnings excluding bonuses continued to increase an annual 3.3 percent in the three months through November and unemployment fell to 4 percent, matching the lowest since 1975...

Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal. Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan terbesar dalam enam bulan, setelah dua bulan penurunan. Peningkatan hanya 0,3 persen diperkirakan d...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdagangan internasional. Indeks iklim bisnis Ifo yang diawasi ketat turun menjadi 101 pada bulan Desemb...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen dari September, Kantor Statistik Nasional mengatakan Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg...

ANOTHER NEWS
Tokyo stocks open higher, dragged high by Wall St
Monday, 20 January 2020 07:34 WIB Tokyo stocks opened higher on Monday, with investor sentiment buoyed by fresh record-setting advances on Wall Street. The benchmark Nikkei 225 index gained 0.19 percent or 46.64 points to 24,087.90 in early trade while the broader Topix index was...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.