Data PMI Jaga ECB di Jalur untuk Menarik Stimulus
Tuesday, 24 July 2018 16:38 WIB | EUROPE |

Survei gabungan PMI kawasan euro memberikan bukti tambahan bahwa ekonomi blok tersebut telah pulih dari pelambatan pada awal tahun, meskipun hanya ada sedikit kemungkinan untuk kembali ke tingkat hebat ekspansi yang diposting pada tahun 2017.

Itu akan membuat Bank Sentral Eropa berada di jalur untuk menyelesaikan pembelian aset pada bulan Desember dan memulai siklus pengetatan pada bulan September berikutnya.

Headline komposit jatuh menjadi 54,3 pada bulan Juli dari 54,9 pada bulan Juni, meleset dari perkiraan konsensus sebesar 54,8.

Poin cetak terbaru untuk pertumbuhan PDB berekspansi sebesar 0,5% untuk triwulan di kuartal 2.

Ini adalah bacaan pertama untuk 3Q. Itu berdiri di bawah rata-rata 2Q di 54,7. Itu bisa dibaca dalam dua cara berbeda. Tingkat yang diposting pada bulan Juli menunjukkan ekonomi berada di jalur untuk ekspansi sebesar 0,5% pada kuartal ini. Dan perubahan rata-rata dari kuartal sebelumnya menunjukkan perlambatan 0,1 poin persentase.

Kedua interpretasi tersebut konsisten dengan perkiraan kami. Kami memperkirakan pertumbuhan PDB melambat menjadi 0,5% di 3Q dari 0,6% di 2Q.

Angka terbaru yang dipublikasikan adalah untuk 1Q - itu datang pada 0,4%. Itu ditimbang oleh faktor-faktor sementara seperti cuaca dingin, pemogokan dan influenza luas. Kami mengharapkan akselerasi 0,2 ppt seiring aktivitas kembali ke tingkat yang lebih normal.

Namun, hanya tersisa sedikit kapasitas cadangan dalam ekonomi dan itu tidak dapat mempertahankan laju pertumbuhan yang tinggi selamanya. Kami mengharapkan deselerasi 0,1 ppt di 3Q sebelum ekonomi turun menjadi 0,4% untuk beberapa kuartal berikutnya. Komponen yang melihat ke depan dari survei - pesanan baru - juga mendukung pandangan itu. Angka untuk Juli berdiri 0,8 poin di bawah rata-rata 2Q.

Hasil dari PMI ini sejalan dengan sinyal yang berasal dari survei lain. Kepercayaan konsumen zona euro dan komponen penilaian saat ini dari ZEW Jerman keduanya jatuh pada bulan Juli dibandingkan rata-rata 2Q mereka. Ifo Jerman akan diterbitkan besok. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

German Services Hold Up Output as Manufacturers Struggle
Friday, 21 June 2019 14:53 WIB

Output from Germany's private sector remained unchanged in June, as a decline in manufacturing was offset by continued growth in services. A flash reading of the country's composite Purchasing Managers' Index stayed at 52.6 in June, IHS Markit said on Friday, a slightly better reading tha...

U.K. Wages Grow at Fastest Pace Since 2008 in Tight Labor Market
Tuesday, 22 January 2019 17:09 WIB

Britons are enjoying the strongest wage growth since the financial crisis a decade ago as the labor market tightens. Average earnings excluding bonuses continued to increase an annual 3.3 percent in the three months through November and unemployment fell to 4 percent, matching the lowest since 1975...

Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal. Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan terbesar dalam enam bulan, setelah dua bulan penurunan. Peningkatan hanya 0,3 persen diperkirakan d...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdagangan internasional. Indeks iklim bisnis Ifo yang diawasi ketat turun menjadi 101 pada bulan Desemb...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen dari September, Kantor Statistik Nasional mengatakan Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg...

ANOTHER NEWS
Hong Kong Stocks Close Flat, Ending Tough Week (Review)
Saturday, 16 November 2019 04:28 WIB Hong Kong shares finished barely moved Friday, bringing an end to a tumultuous week that has seen the city crippled by violent protests, which show no sign of abating. The Hang Seng Index inched up 2.97 points to 26,326.66. The benchmark Shanghai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.