Inflasi Inggris Turun Lebih dari Yang Diharapkan, Paling Lambat dalam Setahun
Wednesday, 18 April 2018 16:01 WIB | EUROPE |

Inflasi Inggris melambat ke level terlemah dalam setahun di bulan Maret seiring Bank of England bersiap untuk menaikkan suku bunga bulan depan.

Harga konsumen naik 2,5 persen dari tahun sebelumnya, turun dari 2,7 persen pada Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Itu kurang dari perkiraan ekonom. Inflasi inti melesu hingga 2,3 persen, juga tingkat terendah dalam setahun.

Angka-angka itu dapat melemahkan kasus untuk lebih banyak kenaikan suku bunga BOE akhir tahun ini. Pembuat kebijakan secara luas diharapkan menaikkan suku bunga acuan untuk kedua kalinya dalam enam bulan pada pertemuan bulan Mei seiring kenaikan harga terus melebihi target 2 persen.

Pound jatuh setelah data, merosot 0,5 persen ke level $ 1,4217 pada pukul 09:37 pagi waktu London.

Meskipun kenaikan suku bunga bulan depan masih hampir sepenuhnya diperkirakan oleh pasar, pedagang kini memperkirakan sekitar 40 persen kemungkinan untuk kenaikan lainnya pada November, turun dari lebih dari 50 persen pada awal pekan ini.

Momentum ke bawah pada inflasi datang untuk pakaian wanita, yang naik lebih lambat dari biasanya untuk tahun ini, kata ONS. Pajak alkohol dan tembakau juga tidak meningkat seperti biasanya setelah pemerintah mengubah waktu pengumuman anggaran tahunannya ke musim gugur.

Harga produsen bergeser ke tingkat terendah sejak 2016, terutama karena kenaikan yang lebih kecil dalam harga pangan, kata laporan itu. Harga input naik 4,2 persen dari tahun sebelumnya di bulan Maret, didorong oleh biaya minyak mentah yang lebih tinggi.

Indeks harga rumah ONS menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 4,4 persen pada Februari, turun dari 4,7 persen pada Januari. Harga di London turun untuk pertama kalinya sejak 2009. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

German Services Hold Up Output as Manufacturers Struggle
Friday, 21 June 2019 14:53 WIB

Output from Germany's private sector remained unchanged in June, as a decline in manufacturing was offset by continued growth in services. A flash reading of the country's composite Purchasing Managers' Index stayed at 52.6 in June, IHS Markit said on Friday, a slightly better reading tha...

U.K. Wages Grow at Fastest Pace Since 2008 in Tight Labor Market
Tuesday, 22 January 2019 17:09 WIB

Britons are enjoying the strongest wage growth since the financial crisis a decade ago as the labor market tightens. Average earnings excluding bonuses continued to increase an annual 3.3 percent in the three months through November and unemployment fell to 4 percent, matching the lowest since 1975...

Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal. Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan terbesar dalam enam bulan, setelah dua bulan penurunan. Peningkatan hanya 0,3 persen diperkirakan d...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdagangan internasional. Indeks iklim bisnis Ifo yang diawasi ketat turun menjadi 101 pada bulan Desemb...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen dari September, Kantor Statistik Nasional mengatakan Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg...

ANOTHER NEWS
EIA: US crude oil stocks increased by 9.3 million barrels
Thursday, 17 October 2019 22:12 WIB The weekly report published by the US Energy Information Administration (EIA) revealed that commercial crude oil inventories in the US increased by 9.3 million barrels in the week ending October 11, compared to analysts estimate for a build of 2.9...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.