U.S. retail sales spring back 0.6% in March after three straight declines
Monday, 16 April 2018 19:50 WIB | UNITED STATES |Retail SalesEkonomi AS

Sales at U.S. retailers rose 0.6% in March to end a streak of three straight declines, underscoring the improved financial picture of U.S. households and the resiliency of an economic expansion that could turn out to be the longest ever.

Economists polled by MarketWatch had forecast a 0.4% increase in sales. An Easter holiday that fell on the last weekend of the month helped to drive more traffic into stores.

Sales rose a smaller 0.3% last month if autos and gas are stripped out, the Commerce Department said Monday.

Auto dealers posted their best month since last September. Sales rose 2%. Internet retailers, pharmacies and stores that sell home furnishings were other big winners.

Sales fell 0.3% at gas stations to reflect a temporary drop in prices that has since been reversed.

Home centers, apparel outlets and department stores also saw a decline in sales.

Retail sales were expected to bounce back in the early spring after a pause in spending following the holiday season as Americans rebuilt their savings.

What™s likely to keep the spending going in the months ahead are rising incomes and recent tax cuts that have put more money in people™s pockets. Annual tax refunds are also giving the economy a shot in the arm.

The U.S. expansion will turn nine years old at the end of June and it shows no sign of slowing.

Source: Marketwatch

RELATED NEWS

Core inflation hits Fed's 2% target in May
Friday, 29 June 2018 19:46 WIB

Inflasi bergerak lebih tinggi di bulan Mei sementara belanja konsumen terus menunjukkan kekuatan, pemerintah mengatakan Jumat. Indeks PCE, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve, naik 0,2% seperti halnya tingkat inti yang menghapus makanan dan energi. Tingkat inflasi selama 12 bulan terakhir naik...

U.S. jobless claims climb 9,000 to 227,000, but layoffs still near lowest rate in decades
Thursday, 28 June 2018 19:54 WIB

Klaim pengangguran awal, alat untuk mengukur PHK AS, naik sebesar 9.000 menjadi 227.000 dalam pekan yang berakhir 23 Juni. Itu melebihi angka sebesar 220.000 yang diperkirakan ekonom yang disurvei oleh MarketWatch, tetapi klaim masih mendekati level terendah dalam setengah abad. Rata-rata klaim bu...

First-quarter GDP marked down to 2% from 2.2%
Thursday, 28 June 2018 19:45 WIB

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal pertama terpangkas menjadi 2% dari 2,2%, sebagian besar mencerminkan pengeluaran yang lebih rendah untuk perawatan kesehatan dan kenaikan inventori yang sedikit lebih kecil. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan produk domestik bruto tidak akan beru...

Jobless claims drop fourth week in a row to 218,000
Thursday, 21 June 2018 19:48 WIB

Jumlah orang Amerika yang kehilangan pekerjaan mereka jatuh untuk minggu keempat berturut-turut pada pertengahan Juni, mempertahankan tingkat PHK di dekat level yang terakhir terlihat pada awal tahun 1970-an. Klaim pengangguran awal turun 3.000 menjadi 218.000 dalam tujuh hari yang berakhir pada 16...

Existing-home sales sink as tight supply smothers market
Wednesday, 20 June 2018 21:28 WIB

Penjualan rumah yang sudah ada berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan sebesar 5,43 juta secara musiman di bulan Mei, turun 0,4% dari April, National Association of Realtors mengatakan Rabu. Penjualan rumah yang sebelumnya dimiliki jatuh untuk bulan kedua berturut-turut, karena kekurangan paso...

ANOTHER NEWS
Hong Kong stocks sharply lower by break
Tuesday, 17 July 2018 11:40 WIB Hong Kong stocks tumbled Tuesday morning, dragged by heavy selling in energy firms a day after oil prices were hammered by fresh supply glut fears. The Hang Seng Index fell 1.00 percent, or 284.81 points, to 28,254.85. Source: AFP

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.