U.K. Economy Begins 2019 on a Stronger-Than-Expected Footing
Tuesday, 12 March 2019 17:04 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggrisGDP Inggris

The U.K. economy rebounded at a stronger-than- expected pace in January following a downbeat end to 2018, Office for National Statistics figures published Tuesday show.

Gross domestic product grew 0.5 percent, the biggest monthly gain in more than two years, after it shrank by 0.4 percent in December. It left growth in the latest three months at 0.2 percent, maintaining the pace recorded in the fourth quarter.

The comeback in January was broad based, with construction, manufacturing and the dominant services sector all increasing output following cutbacks in December.

The return of real wage growth is underpinning demand but the data may do little to boost optimism, as Brexit fears mount. PMI surveys point to growth of 0.1 percent in the first quarter, matching the weakest pace in over six years.

The figures come as Theresa May prepares to put her Brexit deal to another parliamentary vote Tuesday. The prime minister secured last-minute changes late Monday but it remains to be seen if they are enough to win the backing of lawmakers.

Exporters are struggling against a backdrop of global trade tensions and the weakest growth since the financial crisis, robbing them of the benefits of a cheaper pound. The trade deficit hit a 19-month high in January.

Source : Bloomberg

RELATED NEWS

Housing starts decline 0.3% in March vs +6.5% expected
Friday, 19 April 2019 20:19 WIB

Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS dan Departemen Perumahan dan Pengembangan Urban AS, perumahan baru pada bulan Maret turun 0,3% dan berada di bawah ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 6,5%. Namun demikian, Indeks Dolar AS tidak menunjukkan reaksi karena volume perdagangan tetap tipis...

U.S. Retail Sales Increase Most Since 2017 on Autos, Gasoline
Thursday, 18 April 2019 19:43 WIB

Penjualan ritel AS melonjak tajam sejak September 2017 karena kenaikan kendaraan bermotor dan pompa bensin meningkatkan penjualan, memberi sinyal konsumen memberikan dukungan ekonomi yang lebih besar. Nilai penjualan keseluruhan pada Maret naik 1,6 persen setelah penurunan 0,2 persen yang tidak dir...

U.K. Retail Sales Surge as Consumers Defy Brexit Turmoil
Thursday, 18 April 2019 15:55 WIB

Penjualan ritel Inggris secara tak terduga meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Maret, yang mendasari ketahanan konsumen dalam menghadapi ketidakpastian Brexit. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online melonjak 1,1 persen dari Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan ...

Aussie jobs data is in: In-line Unemployment Rate and no major changes keeps AUD/USD bid
Thursday, 18 April 2019 09:31 WIB

Data pekerjaan Aussie telah tiba dan telah membantu Aussie lebih tinggi karena Tingkat Pengangguran sejalan dan tidak ada perubahan. Pekerjaan Purna Waktu (Mar) -7,3 ribu vs 7,3 ribu sebelumnya Perubahan Pekerjaan s.a. (Mar) 15 ribu vs harapan 12.0 ribu dan sebelumnya 4.6 ribu (10.7 ribu revisi) ...

U.K Inflation Stays Below Target on Computer Games, Cheaper Food
Wednesday, 17 April 2019 15:59 WIB

Inflasi UK secara tak terduga tetap di bawah target bulan lalu karena harga bahan bakar yang lebih tinggi diimbangi oleh biaya makanan dan game komputer. Pertumbuhan harga konsumen tahunan tetap di angka 1,9 persen, bulan ketiga di bawah target Bank of England (BoE) sebesar 2 persen, menurut lapora...

ANOTHER NEWS
Wall St Pauses as Investors Await Spate of Major Earnings
Monday, 22 April 2019 23:19 WIB U.S. stocks were trading flat on Monday, as investors were wary of making big bets ahead of a barrage of reports from major companies this week. Despite upbeat earnings reports so far, the S&P 500 has been trading in a narrow range and was...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.