U.S. Consumer Prices Rise More Than Forecast on Apparel Costs
Wednesday, 14 February 2018 21:00 WIB | ECONOMY |Indeks harga konsumen ASEkonomi AS

U.S. consumer prices rose by more than projected in January as apparel costs jumped the most in nearly three decades, adding to signs of an inflation pickup that have roiled financial markets this month.

The consumer price index rose 0.5 percent from the previous month, above the median estimate of economists for a 0.3 percent increase, a Labor Department report showed Wednesday. Excluding volatile food and energy costs, the so-called core gauge increased 0.3 percent, also above forecasts for 0.2 percent. It was up 1.8 percent from a year earlier, higher than the 1.7 percent estimate.

The figures may renew investor concerns that the Federal Reserve will raise interest rates at a faster pace than anticipated, after wage figures earlier this month sent Treasury yields spiking and started a rout in equities that pushed them into the first correction in two years. The 1.7 percent monthly gain in apparel prices, which account for about 3 percent of the CPI, was the biggest since 1990.

Other items contributing to the gain in CPI included rents and owners™ equivalent rent, which both rose 0.3 percent from December; medical care, up 0.4 percent; and motor vehicle insurance, which advanced 1.3 percent, the most since 2001.

The increase in the core CPI brought the three-month annualized gain to 2.9 percent, the fastest since 2011, according to data compiled by Bloomberg.

Source : Bloomberg

RELATED NEWS

Jobless Claims Drop 5,000 to 210,000 in Mid-October
Thursday, 18 October 2018 19:50 WIB

Jumlah orang Amerika yang kehilangan pekerjaan dan mengajukan tunjangan pengangguran setiap minggu tetap mendekati level 49 tahun terendahnya pada pertengahan Oktober, menunjukkan tidak ada pelemahan yang terlihat dalam ekonomi AS yang kuat. Klaim pengangguran awal, secara kasar untuk mengukur PHK,...

UK Retail Sales Fall by 0.8% in September
Thursday, 18 October 2018 15:55 WIB

Penjualan ritel di Inggris turun 0,8% pada bulan September, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Kamis. Ini dibandingkan dengan peningkatan 0,4% pada bulan sebelumnya yang direvisi naik dari kenaikan awal 0,3%. Ekonom memperkirakan penurunan 0,4%. Tahun ke tahun, penjualan rite...

Australian Employment Rose 5,600 in Sept.; Est. 15,000 Gain
Thursday, 18 October 2018 07:47 WIB

Bank sentral Australia sedang mencari pengetatan pasar tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2010. Biro statistik merilis data ketenagakerjaan di Sydney pada Kamis. Tingkat pengangguran berada...

U.K. Inflation Slows More Than Expected on Food, Transport
Wednesday, 17 October 2018 15:50 WIB

Inflasi AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan September, terseret lebih rendah oleh harga makanan dan transportasi. Pertumbuhan harga konsumen merosot ke 2,4 persen dari sebelumnya 2,7 persen pada Agustus, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Angka itu lebih ...

U.K. Wages Increase at Fastest Pace in Almost a Decade
Tuesday, 16 October 2018 15:53 WIB

Pertumbuhan upah di Inggris dengan laju tercepatnya dalam hampir satu dekade terakhir, menunjukkan pertumbuhan ekonomi terus beroperasi dengan sedikit melambat. Penghasilan rata-rata tidak termasuk bonus naik 3,1 persen dalam tiga bulan hingga Agustus, yang terbesar sejak Januari 2009, menurut lapo...

ANOTHER NEWS
Gold prices settle higher, finding support as U.S. equities decline even as the dollar gains
Friday, 19 October 2018 00:41 WIB Gold prices settled higher Thursday, recouping most of what they lost a day earlier. A decline in the U.S. stock market helped boost investment interest in the metal, despite strength in the dollar, which tends to put some pressure on...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.