GBP/USD Off Lows, Finds Some Support Ahead of 1.30 Mark Post-UK Retail Sales
Thursday, 18 April 2019 16:29 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingGBP/USD

The GBP/USD pair quickly recovered around 20-pips and reversed a major part of its early slide to near two-week tops on upbeat UK macro data.

The pair failed to capitalize on its early uptick to mid-1.3000s and met with some fresh supply amid a modest US Dollar uptick. Today's sluggish Euro-zone PMI prints reignited global growth worries and spread some fresh jitters across global financial markets, reviving the greenback's relative safe-haven status.

The pair, however, managed to find some support at lower levels following the release of UK retail sales figures, coming in to show an unexpected 1.1% m/m in March. Adding to this, the yearly rate and core retail sales (excluding fuel) also surpassed expectations and provided a minor lift to the British Pound.

Meanwhile, the uptick lacked any strong bullish conviction as investors still seemed reluctant to place any aggressive bets amid the prolonged Brexit uncertainties, despite the lack of any fresh updates in wake of the Easter recess in the UK Parliament.

Hence, it would be prudent to wait for a strong follow-through buying, possibly a sustained move beyond the 1.3100 handle, before confirming that the pair might have actually bottomed out in the near-term and positioning for any further appreciating move.

Later during the early North-American session, the US monthly retail sales data might influence the USD price dynamics and further collaborate towards producing some meaningful trading opportunities amid relatively thin market conditions ahead of the long Easter weekend.

Source : FX Street

RELATED NEWS

U.S. Dollar Rises on Huawei, Trade Relief
Tuesday, 21 May 2019 23:31 WIB

Dolar AS menguat pada Selasa, mencapai 3-minggu tertinggi  seiring ketegangan investor mereda pasca AS menghapus beberapa pembatasan pada raksasa teknologi China Huawei. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, menguat 0,2% menjadi 97,922 pada...

Firmer Dollar and Brexit Fears Push Sterling Under $1.27
Tuesday, 21 May 2019 16:45 WIB

Sterling jatuh di bawah $ 1,27 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Januari, tertekan oleh penguatan dolar dan harapan bahwa Perdana Menteri Theresa May akan gagal membujuk rekan kabinet untuk mendukung versi amandemen dari perjanjian penarikan Brexit-nya. Ketidakpastian Brexit telah tumbuh dala...

EUR/USD resumes the downside near 1.1150 ahead of ECB, data
Tuesday, 21 May 2019 13:59 WIB

Sentimen di sekitar mata uang Eropa tetap tenang di paruh kedua bulan ini, EUR/USD sekarang membalik kenaikan hari Senin dan fokus kembali pada wilayah 1,1150. EUR/USD melihat ke perdagangan dan ECB Spot ini bergerak di ujung bawah kisaran baru-baru ini setelah aksi jual tajam pekan lalu, sementar...

Dollar holds near two-and-a-half-week peak on higher yields, trade tensions
Tuesday, 21 May 2019 08:33 WIB

Dolar bertahan di dekat tertinggi 2-1/2-pekan pada Selasa, didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi serta gejolak perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China sehingga mendorong selera untuk safe-haven greenback. Indeks dolar berada di level 97,947 terhadap sekumpulan enam mata uang ut...

Sterling Inches Off Lows after Biggest Weekly Drop This Year
Monday, 20 May 2019 23:22 WIB

Sterling beringsut menjauh dari level terendah sejak Januari pada Senin ini ketika perdana menteri Inggris melakukan upaya terakhir untuk mendapatkan kesepakatan Brexit melalui parlemen sebelum dia meninggalkan kantor, meskipun skeptisisme dari oposisi Partai Buruh membatasi kenaikan. Setelah gagal...

ANOTHER NEWS
Tokyo stocks open higher after rebound in US shares
Wednesday, 22 May 2019 07:30 WIB Tokyo stocks opened higher on Wednesday following a rebound on Wall Street after the United States said it would delay a ban on Chinese telecom giant Huawei. The benchmark Nikkei 225 index was up 0.44 percent, or 93.01 points, at 21,365.46 in...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.