Sterling rebounds from lows as Brexit rebels pledge loyalty to May
Wednesday, 12 September 2018 23:31 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Sterling bounced back from early lows in volatile trading on Wednesday after Brexit-supporting members of parliament in British Prime Minister Theresa May's party publicly pledged support for her to stay in power.

The pound had fallen as much as a quarter of a percent to below $1.30 against the dollar after the BBC reported a group of MPs in May's ruling Conservative Party had met to discuss how and when they could force her out of her job.

But it later rose as MPs within her party said they wanted May to stay in power despite disagreeing with her Brexit proposals. Rebellious Conservative MPs have condemned May™s plans for Britain to remain in a free trade zone for goods with the EU after it leaves the bloc.

The Bank of England meets on Thursday for its monetary policy meeting, at which it is expected to keep rates on hold.

Analysts said Brexit would dominate sterling trading.

In choppy trading in recent days, sterling had hit five-week highs of $1.3087 on renewed hopes of a speedy Brexit deal with Brussels.

The pound has lurched up and down on almost every Brexit-related headline in the past week, as traders struggle to decipher whether Britain can avoid a no-deal Brexit when it leaves the EU.

Source: Reuters

RELATED NEWS

U.S. Dollar Slumps to Three-Month Low on Dovish Fed
Thursday, 20 June 2019 23:20 WIB

Dolar AS jatuh ke level terendah tiga bulan pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengindikasikan bahwa pihaknya siap untuk memangkas suku bunga tahun ini. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,4% menjadi 96.180 pada 10:27 pagi waktu t...

GBP/USD Clings to Gains, Comfortably Above 1.2700 Handle Post-UK Data
Thursday, 20 June 2019 16:09 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran beli kuatnya di dekat rekor satu minggu dan tidak begitu reaksi terhadap data penjualan ritel terbaru Inggris. Pasangan ini rebound pada minggu ini dari sekitar level psikologis utama 1,2500, atau terendah multi-bulanan, dan terus mendapatkan traksi po...

Dollar on Defensive After Fed Signals Readiness to Cut Rates
Thursday, 20 June 2019 08:12 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga untuk memerangi risiko global dan domestik yang tumbuh. The Fed pada hari Rabu mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan secara luas tetapi mengatakan kasu...

GBP/USD Sticks to Modest Gains Above Mid-1.2500s, Moves Little Post-UK CPI
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru. Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, da...

Yen Edges Higher as Focus Shifts to Fed Decision
Wednesday, 19 June 2019 14:24 WIB

Yen menguat terhadap semua rekan Grup-of-10 karena optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China memberi jalan untuk berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. USD / JPY turun 0,1% menjadi 108,35 untuk menuju penurunan hari ketiga. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah;...

ANOTHER NEWS
Hong Kong stocks chalk up fourth straight gain (Review)
Friday, 21 June 2019 03:20 WIB Hong Kong stocks climbed more than one percent Thursday for a fourth straight gain after the Federal Reserve indicated it could cut interest rates, with speculation it will do so next month. The Hang Seng Index jumped 1.23 percent, or 348.29...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.