USD/JPY pushing for 111.50 ahead of US retail sales
Wednesday, 15 August 2018 11:10 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,

The USD/JPY is continuing its bullish push higher but is seeing some hesitation, pulling back to 111.25 after peaking for Wednesday at 111.42.

The Greenback declined against the Japanese Yen from a two-week high near 112.15, bottoming out at 110.10 and is now grinding its way back, clearing back over the 111.00 key handle and the USD/JPY now looks set for a brief reprieve before continuing to claw back recent losses.

Wednesday will be bringing the latest Retail Sales figures for the US, dropping the m/m Core Retail Sales for July (forecast 0.3%, previous 0.4%) at 12:30 GMT, while the Yen side will be seeing Japan's latest Trade Balance figures late in the day at 23:50 GMT, where an expected surge in imports is expected to push the Merchandise Trade Balance down from the last showing of ¥720.0 billion to ¥-50.0 billion.

USD/JPY levels to watch

Despite the US Dollar's recovery, major swing high levels remain unbroken thanks to continued global tensions, and as FXStreet's own Valeria Bednarik noted, "in the 4 hours chart, the pair is currently struggling around a directionless 100 SMA with the 200 SMA also heading nowhere a few pips above the current level, although technical indicators maintain their upward slopes at fresh weekly highs and well into positive territory, somehow anticipating another leg higher for this Wednesday."

Support levels: 110.50 110.20 109.80

Resistance levels: 111.30 111.60 111.90

Source: FXstreet

RELATED NEWS

Dollar Holds Modest Gains as Volatility Falls, Shares Advance
Friday, 18 January 2019 20:28 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan moderatnya seiring imbal hasil UST 10-tahun naik dalam perdagangan berisiko di tengah optimisme bahwa ketegangan perdagangan AS-China mungkin mereda ketika Presiden Donald Trump bersiap untuk bertemu dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan seorang pejabat tinggi Kore...

Pound set for biggest weekly gain vs euro in 16 months on Brexit hopes
Friday, 18 January 2019 16:06 WIB

Pound melemah pada hari Jumat setelah kenaikan solid minggu ini yang membuat mata uang ini bersiap untuk kenaikan mingguan terbesar terhadap euro sejak September 2017 di tengah meningkatnya kepercayaan bahwa Brexit tanpa kesepakatan dapat dihindari. Untuk saat ini, fokus beralih ke data penjualan r...

USD/JPY: Kicking off the Tokyo session on the front foot, rallies > 20 pips
Friday, 18 January 2019 08:26 WIB

USD/JPY memulai sesi semalam dengan penurunan di 108,68 dan kemudian mecatatkan level tertinggi pada sesi NY di 109,40 setelah spekulasi bahwa pertikaian perdagangan China/AS akan segera diselesaikan setelah muncul berita bahwa Menteri Keuangan Mnuchin mendukung menaikkan tarif dalam upaya untuk men...

Pound holds off 2-mth highs as uncertainty sets in after key Brexit votes
Thursday, 17 January 2019 16:42 WIB

Sterling melayang tidak jauh dari level tertinggi dua bulan terhadap euro dan dolar pada hari Kamis seiring ketidakpastian muncul kembali sehari setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May memenangkan pemungutan suara mosi tidak percaya di parlemen. Anggota parlemen mendukung pemerintahan May 325 b...

Dollar Pushes Higher; Pound Slips as Risk Sentiment Pressured
Thursday, 17 January 2019 16:04 WIB

Dolar AS terdorong lebih tinggi terhadap sekumpulan rival utamanya pada Kamis, sehingga membangun kenaikan kuat baru-baru ini, sementara pound tergelincir di tengah lemahnya sentimen risiko. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,14% di le...

ANOTHER NEWS
Hong Kong, Shanghai Stocks End Week With Gains
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Hong Kong stocks finished another healthy week on a positive note Friday as investors cheered a report that the US is considering lifting Chinese tariffs in a bid to hammer out a trade deal between the world's top two economies. The Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.