Dollar pinned at one-week lows as trade war concerns grow
Wednesday, 14 March 2018 16:39 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

The dollar held near one-week lows on Wednesday as the sudden dismissal of U.S. Secretary of State Rex Tillerson and news that Washington is seeking to impose tariffs of up to $60 billion of Chinese imports reverberated through currency markets.

The prospect of a global trade conflict has weighed on the dollar and any escalation would significantly weaken it further. The greenback has been supported by growing expectations of as much as four rate hikes this year.

The dollar index broadly flat at 89.56, its lowest level since March 8 and within striking distance of a one-month low of 89.40.

Against the yen, the dollar was flat at 106.640 yen, having slipped overnight from a two-week high of 107.300 reached after wariness over a political controversy in Japan waned slightly.

U.S. President Donald Trump is seeking to impose tariffs on up to $60 billion of Chinese imports and will target the technology and telecommunications sectors, two people who discussed the issue with the Trump administration said on Tuesday.

The single currency euro was down 0.2 percent on the day, at $1.2364.

The pound rose about 0.2 percent to a two-week high of $1.3996.

The Australian dollar added 0.1 percent to $0.7870 and in reach of a two-week peak of $0.7898 scaled the previous day on robust business indicators.

Source: Reuters

RELATED NEWS

Sterling hits six-day high after BoE meeting; Brexit fears limit gains
Friday, 22 June 2018 17:09 WIB

Pound naik ke level tertinggi enam hari pada hari Jumat setelah pertemuan Bank of England menghidupkan kembali harapan kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi kenaikan sterling terbatasi oleh kekhawatiran gangguan dalam pembicaraan Brexit minggu depan. Sterling telah berjuang dalam sebagian besar bul...

Euro perks up as French, German surveys dispel slowdown fears
Friday, 22 June 2018 15:14 WIB

Euro naik setengah persen pada hari Jumat setelah aktivitas bisnis Prancis yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Juni mengangkat harapan bahwa kekhawatiran tentang melebarnya perlambatan di zona euro pada kuartal kedua mungkin sedikit berlebihan. Dengan data PMI layanan flash Jerman juga mengal...

Dollar drops off 11-month high; sterling bounces after hawkish BOE
Friday, 22 June 2018 13:43 WIB

Dolar jatuh dari level tertinggi 11 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama karena para investor mengambil keuntungan di awal perdagangan Asia pada Jumat ini, sementara sterling rebound dari level terendah tujuh bulan setelah Bank of England mengejutkan pasar. Indeks dolar, yang mengikuti greenb...

USD/JPY seeking to retake 110.00 after Thursday's slide
Friday, 22 June 2018 08:40 WIB

USD/JPY mencapai ke atas di awal perdagangan Asia untuk hari Jumat, menguji kembali ke 110,00. Greenback mundur di pasar FX lebih luas pada hari Kamis, mengirim USD lebih rendah terhadap Yen Jepang. Imbal Hasil Treasury AS juga menurun di sesi AS Kamis, semakin mendorong Greenback turun, karena pas...

Dollar rallies to 11-month high
Thursday, 21 June 2018 18:03 WIB

Dolar bergerak lebih tinggi pada hari Kamis dengan indeks kunci diperdagangkan di level tertinggi 11 bulan seiring investor mencerna putaran terbaru dari komentar bank sentral. ICE U.S. Dollar Index melonjak 0,4% menjadi 95,456 ke sekitar level tertingginya sejak Juli tahun lalu. Indeks juga rally ...

ANOTHER NEWS
HK stocks post biggest weekly loss in 3 months amid trade war fears (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Hong Kong™s benchmark stock index ended slightly higher on Friday, but posted its biggest weekly loss in three months amid escalating trade tensions between Beijing and Washington. The Hang Seng index rose 0.2 percent to 29,338.70, while the...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.