GBP/USD parked around 1.3800 post-data
Friday, 9 March 2018 17:43 WIB | CURRENCIES |DolarpoundGBP/USD

The British Pound is trading almost unchanged vs. the buck so far on Friday, with GBP/USD hovering over the 1.3800/10 band in the wake of UK's data releases.

GBP/USD unchanged on data, looks to US docket

Cable posted little-to-nil reaction and stays above the 1.3800 handle in response to weaker-than-expected releases in the UK calendar today.

In fact, Manufacturing Production expanded at a monthly 0.1% and Industrial Production gained 1.3% inter-month, while the trade deficit widened to £12.32 billion during the first month of the year, all readings coming in below initial estimates.

In the meantime, the absence of Brexit headlines as of late seems to have removed some downside pressure from the British Pound, albeit this is seen as temporary. Furthermore, the pair is looking to stabilize around the lower bound of the weekly range following Thursday's sharp pullback to the 1.3780 area.

Later in the day, the NIESR GDP Estimate is due ahead of the US Non-farm Payrolls for the month of February (200K expected).

GBP/USD levels to consider

As of writing, the pair is losing 0.01% at 1.3808 and a breakdown of 1.3782 (low Mar.8) would aim for 1.3712 (low Mar.1) and finally 1.3658 (high Sep.20 2017). On the flip side, the immediate hurdle lines up at 1.3847 (10-day sma) seconded by 1.3932 (high Mar.6) and then 1.4071 (high Feb.26).

Source: FXstreet

RELATED NEWS

Sterling on track for sixth week of losses against the euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dollar Set For Weekly Gain Before Fed Meeting
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

Yen rallies as sentiment sours, jobs data knocks Aussie
Thursday, 13 June 2019 15:14 WIB

Yen menguat pada hari Kamis karena memudarnya harapan terhadap kesepakatan perdagangan AS-China pada pertemuan G20 bulan ini dan protes jalanan besar-besaran di Hong Kong mendorong investor beralih ke aset safe-haven. Yen mendekati tertinggi satu minggu terhadap dolar, naik 0,2% menjadi 108,295. T...

AUD/USD Hits Two-Week Low After Australian Jobs Data
Thursday, 13 June 2019 09:19 WIB

AUD/USD merosot ke 0,6914, level terendah sejak 31 Mei, setelah data resmi dirilis pada 01:30 GMT (08:30 WIB) menunjukkan tingkat pengangguran Australia tetap stabil di 5,2% pada Mei. Pasar mengharapkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,1%. Lebih lanjut, data menunjukkan ekonomi menambahkan 42,3...

Dollar Pulls Away From 11-Week Lows as Euro, Commodity Currencies Sag
Thursday, 13 June 2019 08:17 WIB

Dolar mempertahankan kenaikannya pada Kamis pagi setelah rebound dari posisi terendah 11-minggu, karena mata uang seperti euro, pound, dan mata uang komoditas merosot terkait masalah mereka sendiri. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama stabil di level 96,957 setelah naik lebih dari 0...

ANOTHER NEWS
Hong Kong stocks finish week with another loss (Review)
Saturday, 15 June 2019 04:00 WIB Hong Kong stocks fell Friday, capping a tumultuous week that saw a sharp sell-off fuelled by violent protests in the city, while investors are also unnerved by China-US trade uncertainty. The Hang Seng Index fell 0.65 percent, or 176.36 points, to...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.