Dollar struggles, as euro retraces post-ECB dip
Wednesday, 15 November 2017 04:53 WIB | CURRENCIES |DOLLAR EuroDolar AS

The U.S. dollar spent Tuesday solidly in negative territory, as one of its main rivals, the euro, rallied back to the level it was at before the European Central Bank's dovish tapering action sent it lower three weeks ago.

The shared currency was helped by strong economic data out of Germany, the E.U.'s largest economy.

The euro rose to $1.1795 against the dollar”a three-week high”popping up from $1.1669 late Monday in New York. The shared currency hadn™t traded above $1.17 since Oct. 26 and even briefly rose above the $1.18 level in Tuesday™s session, according to FactSet data.

The ICE U.S. Dollar Index stuck to its downward trend and was off 0.7% at 93.834, facing its fourth loss in five sessions. The broader WSJ Dollar Index shed 0.4% to 87.38.

The pound also moved higher to $1.3164, up from $1.3115 late Monday. Sterling found its two-day high after trading erratically earlier in the session, as consumer price inflation hit a five-year high of 3%, just shy of the FactSet consensus estimate of 3.1%. Sterling still faces political risks as Prime Minister Theresa May™s government continues to be plagued by scandals.

Against the Japanese yen the dollar bought ¥113.44, down versus ¥113.62 late Monday.

The greenback also slipped against Swiss franc on Tuesday, buying 0.9895 francs versus 0.9964 francs late Monday.

Source: Marketwatch

RELATED NEWS

Sterling hits six-day high after BoE meeting; Brexit fears limit gains
Friday, 22 June 2018 17:09 WIB

Pound naik ke level tertinggi enam hari pada hari Jumat setelah pertemuan Bank of England menghidupkan kembali harapan kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi kenaikan sterling terbatasi oleh kekhawatiran gangguan dalam pembicaraan Brexit minggu depan. Sterling telah berjuang dalam sebagian besar bul...

Euro perks up as French, German surveys dispel slowdown fears
Friday, 22 June 2018 15:14 WIB

Euro naik setengah persen pada hari Jumat setelah aktivitas bisnis Prancis yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Juni mengangkat harapan bahwa kekhawatiran tentang melebarnya perlambatan di zona euro pada kuartal kedua mungkin sedikit berlebihan. Dengan data PMI layanan flash Jerman juga mengal...

Dollar drops off 11-month high; sterling bounces after hawkish BOE
Friday, 22 June 2018 13:43 WIB

Dolar jatuh dari level tertinggi 11 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama karena para investor mengambil keuntungan di awal perdagangan Asia pada Jumat ini, sementara sterling rebound dari level terendah tujuh bulan setelah Bank of England mengejutkan pasar. Indeks dolar, yang mengikuti greenb...

USD/JPY seeking to retake 110.00 after Thursday's slide
Friday, 22 June 2018 08:40 WIB

USD/JPY mencapai ke atas di awal perdagangan Asia untuk hari Jumat, menguji kembali ke 110,00. Greenback mundur di pasar FX lebih luas pada hari Kamis, mengirim USD lebih rendah terhadap Yen Jepang. Imbal Hasil Treasury AS juga menurun di sesi AS Kamis, semakin mendorong Greenback turun, karena pas...

Dollar rallies to 11-month high
Thursday, 21 June 2018 18:03 WIB

Dolar bergerak lebih tinggi pada hari Kamis dengan indeks kunci diperdagangkan di level tertinggi 11 bulan seiring investor mencerna putaran terbaru dari komentar bank sentral. ICE U.S. Dollar Index melonjak 0,4% menjadi 95,456 ke sekitar level tertingginya sejak Juli tahun lalu. Indeks juga rally ...

ANOTHER NEWS
HK stocks post biggest weekly loss in 3 months amid trade war fears (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Hong Kong™s benchmark stock index ended slightly higher on Friday, but posted its biggest weekly loss in three months amid escalating trade tensions between Beijing and Washington. The Hang Seng index rose 0.2 percent to 29,338.70, while the...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.