AUD/JPY fades spike above weekly 200-MA
Thursday, 14 September 2017 10:09 WIB | CURRENCIES |

AUD/JPY backed-off from the daily high of 88.74 and now trades around the weekly 200-MA level of 88.45 after China data missed estimates by a big margin.

China August industrial production came-in at 6.0% y/y, missing the estimate of 6.6% by a big margin. Retail sales printed at 10.1% y/y vs. expected 10.5%. Meanwhile, China commerce ministry said, "irrational overseas investment has been effectively controlled."

The Aussie 10-year government bond yield trimmed gains, but still trades almost 6 basis points [bps] higher on the day at 2.734%.

The currency pair clocked a high of 7-week high of 88.74 earlier today after Australia reported stellar jobs report.

AUD/JPY Technical Levels

A break above 88.74 [session high] would lift the AUD/JPY cross to 90.00 [psychological levels], above which a major hurdle is seen directly at 90.72 [Nov 2015 high]. On the downside, breach of support at 88.00 [zero levels] could yield a pull back to 87.59 [10-DMA] and 87.43 [50-DMA].

 

Source: FXstreet

RELATED NEWS

Sterling bounces off one-week lows as dollar skids
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB

Sterling naik dari level terendah satu minggu pada hari Kamis menyusul melemahnya dolar AS, meskipun munculnya kekhawatiran terbaru terkait negosiasi Brexit akan menahan kenaikan mata uang Inggris tersebut. Meskipun melemah minggu ini, sterling masih naik hampir 3 persen terhadap dolar tahun ini se...

Dollar Fights For Direction as 10-Year Treasury Yield Stay Below 3%
Thursday, 22 February 2018 18:59 WIB

Dolar berjuang mencari arah pada hari Kamis, gagal untuk membangun kembali reli sesi sebelumnya yang datang setelah risalah Federal Reserve mengisyaratkan tingkat suku bunga bisa naik lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Indeks ICE U.S. Dollar sedikit menguat di 90,016, setelah diperdagangkan set...

AUD/JPY breaks below 84.00 amid risk aversion in markets
Thursday, 22 February 2018 08:49 WIB

Pasca berita-acara Fed yang mengangkat imbal hasil treasury menakuti pasar ekuitas, mendorong pasangan Yen lebih rendah. Pasangan AUD/JPY turun dari 84,86 menjadi 83,99, menciptakan bearish outside day. Sejauh ini, tindak lanjutnya lemah, yang berarti pasangan ini telah memperpanjang penurunan ke p...

Dollar turns lower after Fed minutes
Thursday, 22 February 2018 02:48 WIB

Dolar AS menghapus kenaikan sebelumnya setelah Federal Reserve merilis notulen dari pertemuan bulan Januari. Menurut rangkumannya, anggota Komite Pasar Terbuka Federal tidak terlalu memperhatikan ekonomi AS yang mungkin terlalu panas. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga tiga kali pada 20...

GBP/USD staying afloat ahead of unemployment, earnings data
Wednesday, 21 February 2018 11:37 WIB

GBP/USD diperdagangkan sideways pada hari Selasa dengan Sterling kukuh menolak untuk menyerah lebih jauh terhadap Dolar AS. Pasangan ini turun sedikit jelang sesi pasar Eropa, saat ini diperdagangkan ke wilayah di bawah 1,3990. Data Rabu untuk GBP/USD termasuk pertumbuhan Pendapatan Rata-Rata, Ting...

POPULAR NEWS
Tuesday, 20 February 2018 05:26
Gold's Tops Hold, Next stop $1300
Tuesday, 20 February 2018 08:38
RBA minutes: wage growth remained subdued
Wednesday, 21 February 2018 04:43
Trump Again Blames Obama for Russia Meddling
Tuesday, 20 February 2018 07:31
Tokyo stocks open lower as exporters fall
Thursday, 22 February 2018 07:38
Asia Stocks Slip With U.S. Futures, Dollar Gains
ANOTHER NEWS
Sterling bounces off one-week lows as dollar skids
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB Sterling rose from a one-week low on Thursday as the dollar slumped towards a session low, although renewed concerns over the state of play in Brexit negotiations checked the British currency's gains. Despite sterling's weakness this week, it is...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.