Oil falls as OPEC ties supply cut to Russia; Moscow said to back limited reduction
Friday, 7 December 2018 14:12 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Oil prices slid on Friday, pulled down by OPEC's move to delay a final decision on output cuts as its awaits support from heavyweight supplier Russia, which is reported to not want to reduce its output by more than 150,000 barrels per day (bpd).

International Brent crude oil futures fell below $60 per barrel early in the session, trading at $59.49 per barrel at 0643 GMT, down 57 cents, or 1 percent from their last close.

U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures were at $50.98 per barrel, down 52 cents, or 1 percent.

The declines came after crude slumped by almost 3 percent the previous day, with the Organisation of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) ending a meeting at its headquarters in Vienna, Austria, on Thursday without announcing a decision to cut crude supply, instead preparing to debate the matter on Friday.

Russia wants to cut its oil output by a maximum of 150,000 bpd for the first three months of 2019, RIA news agency cited a source as saying on Friday.

Analysts expect OPEC to cut more than Russia.

Source: Reuters

RELATED NEWS

U.S. Oil Prices Hit 3-Month high amid OPEC-Led Output Cuts
Tuesday, 19 February 2019 08:13 WIB

Harga minyak AS mencapai level tertinggi tiga bulan pada hari Selasa, didukung oleh pengurangan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 55,95 per barel pada pukul 00:34 GMT, naik 36 sen, atau 0,7 persen, d...

Oil Prices Hit 2019 High as Market Tightening Spurs 20% Recovery
Monday, 18 February 2019 22:45 WIB

Harga minyak ditransaksikan tinggi pada Senin karena tanda-tanda pengurangan pasokan serta harapan bahwa AS dan China dapat menyelesaikan perselisihan perdagangannya, yang memicu pemulihan minyak mentah menyusul salah satu penurunan tahunan terburuk dalam tiga tahun. Minyak mentah berjangka menenga...

Oil Prices Advance on Trade Hopes
Monday, 18 February 2019 13:48 WIB

Harga minyak naik pada hari Senin waktu Asia, didorong oleh harapan bahwa AS dan China mungkin dapat menyelesaikan sengketa perdagangan mereka setelah kedua belah pihak melaporkan kemajuan dalam negosiasi terbaru yang berakhir di Beijing pekan lalu. Presiden A.S. Donald Trump mengatakan pada konfer...

Oil Hits Three-Month High on OPEC Cuts, U.S. Sanctions on Iran, Venezuela
Monday, 18 February 2019 09:15 WIB

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak November tahun lalu pada hari Senin, terangkat oleh pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC dan sanksi A.S. terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menyentuh $ 56 per barel untuk pertama kalinya tahun ini, menca...

Oil Poised for Weekly Gain as OPEC+ Curbs Counter Trade Worries
Friday, 15 February 2019 18:09 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesarnya dalam sebulan terkait pemotongan pasokan koalisi OPEC + dan mengurangi produksi dari lapangan lepas pantai terbesar dunia membayangi kekhawatiran baru atas perang dagang AS-China. Minyak berjangka di New York stabil pada hari Jumat, dan telah meningkat 3,...

ANOTHER NEWS
U.S. Oil Prices Hit 3-Month high amid OPEC-Led Output Cuts
Tuesday, 19 February 2019 08:13 WIB U.S. oil prices hit a three-month high on Tuesday, buoyed by production cuts led by the Organization of the Petroleum Exporting Countries. U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures were at $55.95 per barrel at 00:34 GMT, up 36 cents, or 0.7...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.