Oil Rebounds as Uncertainty Swirls Over Escalating Trade War
Thursday, 12 July 2018 13:04 WIB | ENERGY |Minyak WTIMinyak jenis Brent

Oil in London pared some losses after the biggest plunge in more than two years as uncertainty swirled over how an escalating trade war between the world™s two largest economies will affect demand.

Futures rose as much as 1.9 percent after plunging 6.9 percent on Wednesday. Traders are trying to assess what impact America™s proposed tariffs on $200 billion worth of Chinese goods could have on global economic growth after yesterday™s selloff across risk assets. Meanwhile, U.S. crude inventories shrunk by the most in almost two years, a supportive factor for prices.

Brent for September settlement added 1.6 percent to $74.57 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange at 2:29 p.m. in Tokyo. Prices on Wednesday tumbled the most since February 2016, dropping 6.9 percent to $73.40. The global benchmark traded at a $5.08 premium to West Texas Intermediate for the same month.

WTI crude for August delivery rose 0.7 percent to $70.87 a barrel on the New York Mercantile Exchange. The contract slumped $3.73 to $70.38 on Wednesday. Total volume traded was about 39 percent above the 100-day average.

Source: Bloomberg

RELATED NEWS

Oil Pares Third Weekly Gain as Economy Fears Mix With OPEC Cuts
Friday, 22 March 2019 18:29 WIB

Minyak turun di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi, namun tetap di jalur untuk kenaikan mingguan ketiga seiring OPEC yang terus menekan dengan pengurangan pasokan. Minyak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York karena obligasi 10-tahun Jerman turun di bawah nol untuk perta...

Oil slips from 2019 highs as economic concerns weigh
Friday, 22 March 2019 13:46 WIB

Harga minyak mereda dari puncak 2019 pada hari Jumat karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi membebani sentimen, menghentikan reli tiga bulan didorong oleh pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC dan sanksi A.S. terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 67,72 per barel p...

Oil prices near 2019 highs amid OPEC supply cuts, U.S. sanctions
Friday, 22 March 2019 08:50 WIB

Harga minyak pada hari Jumat menguat mendekati puncak 2019 yang dicapai pada hari sebelumnya, didukung oleh pemotongan pasokan yang dipimpin oleh klub produsen OPEC dan oleh sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 67,82 per barel pada pukul 01:22 GMT, turun ...

Oil Holds Near $60 as U.S. Stockpiles Plunge, Saudis Cut Supply
Thursday, 21 March 2019 18:22 WIB

Minyak bertahan di dekat level tertingginya empat bulan setelah persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan terbesar sejak Juli, sementara Arab Saudi melanjutkan pemangkasan ekspor. Minyak bejangka turun  0,5 persen di New York, setelah ditutup di atas $ 60 per barel pada hari Rabu untuk p...

Oil Prices Mixed; Trade Concerns, Fed's Warnings On Economic Slowdown In Focus
Thursday, 21 March 2019 14:04 WIB

Harga minyak bervariasi pada hari Kamis di Asia karena Federal Reserve AS menyoroti tanda-tanda perlambatan ekonomi dan meningkatkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi. Minyak Mentah AS WTI Futures turun 0,1% menjadi $ 60,13 pada pukul 12:56 malam waktu timur AS (04:56 GMT). International...

ANOTHER NEWS
Stocks slide after weak Europe data underlines growth worries
Friday, 22 March 2019 20:53 WIB U.S. stocks fell at the start of trade Friday, after a downbeat round of European data underlined worries about global economic growth. The Dow Jones Industrial Average fell 118 points, or 0.5%, to 25,845, while the S&P 500 index was off 11...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.