Oil dips on lower China refining activity, fresh U.S. crude output record
Thursday, 14 June 2018 13:45 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentOil,

Oil prices eased on Thursday, dragged down by rising output and a decline in China's refining activity, although strong fuel consumption in the United States and a drop in its crude inventories provided some support.

Brent crude futures were at $76.45 per barrel by 0610 GMT, down 29 cents, or 0.4 percent, from their last close.

U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures were at $66.57 a barrel, down 7 cents from their last settlement.

China on Thursday reported a drop in refinery activity, from 12.06 million barrels per day (bpd) in April to 11.93 million bpd in May, although year-on-year runs were still up by 8.2 percent.

The fall came as China™s industrial output, investment and retail sales all grew less than expected in May, data showed.

Also weighing on prices was another rise in U.S. oil production, which hit a weekly record of 10.9 million bpd last week, according to the Energy Information Administration (EIA) on Wednesday.

U.S. crude output has risen almost 30 percent in the last two years, and is now close to top global producer Russia, which churned out 11.1 million bpd in the first two weeks of June.

U.S. output is now above that of top exporter Saudi Arabia, which produced slightly above 10 million bpd.

Source: Reuters

RELATED NEWS

Oil prices up on signs OPEC may extend output cuts
Tuesday, 21 May 2019 02:34 WIB

Harga minyak bergerak lebih tinggi pada Senin pasca anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, bertemu dengan beberapa sekutu non anggota selama akhir pekan, mengisyaratkan bahwa kartel ingin memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir 2019. Anggota OPEC dan non-OPEC, seperti Rusia, be...

Oil Jumps as OPEC Signals Continued Cuts and U.S. Threatens Iran
Monday, 20 May 2019 08:51 WIB

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twit...

Oil falls for the session, but gains for the week ahead of OPEC committee meeting
Saturday, 18 May 2019 03:04 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada Jumat, dengan harga A.S. turun untuk pertama kalinya dalam empat sesi, tetapi naik untuk pekan ini, seiring setiap kekhawatiran permintaan potensial terkait dengan volatilitas pasar saham diimbangi oleh kekhawatiran pasokan terkait dengan ketegangan Timur ...

Oil Set for Biggest Weekly Gain Since Early April on Gulf Angst
Friday, 17 May 2019 13:02 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak awal April terkait ketegangan di Timur Tengah didahului dengan meningkatnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,8% pada hari Jumat dan naik 2,3% sejauh minggu ini. Arab Saudi pada hari Kamis men...

Oil Extends Gains Into Fourth Straight Day on Middle East Tensions
Friday, 17 May 2019 08:55 WIB

Harga minyak naik tipis pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan ke sesi keempat karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan potensial. Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 72,82 per barel pada 0024 GMT, naik 20 sen, atau 0,3%, dari penutupan terakhir mer...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada kembalinya kekhawatiran perdagangan
Tuesday, 21 May 2019 07:14 WIB Tokyo stocks opened lower on Tuesday, tracking losses in global markets as investors fret over the latest flare-up in the China-US trade war. The benchmark Nikkei 225 index was down 0.42 percent, or 88.50 points, at 21,213.23 in early trade, while...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.