Oil Rises to $80 a Barrel in London for First Time Since 2014
Thursday, 17 May 2018 20:11 WIB | ENERGY |Minyak WTI

Oil rose to $80 a barrel in London for the first time since 2014 as U.S. crude inventories fell and traders braced for the impact of renewed sanctions on OPEC member Iran.

Crude has rallied this month on concern that President Donald Trump™s decision to quit an international accord with Iran and reimpose sanctions will strain global supplies just as markets are already tightening. The glut that had weighed on prices for the past three years has finally been eliminated, thanks to strong demand and output cuts by other producers in OPEC, the International Energy Agency said Wednesday.

Brent for July settlement rose as much as 90 cents to $80.18 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange, the highest since November 2014, and was at $79.90 as of 1:39 p.m. local time. The global benchmark crude traded at a $7.75 premium to West Texas Intermediate for delivery the same month.

WTI™s June contract traded at $72.07 a barrel on the New York Mercantile Exchange, up 58 cents, after climbing 18 cents on Wednesday. Total volume traded was 28 percent above the 100-day average.

Source: Bloomberg

RELATED NEWS

U.S. oil benchmark ends lower ahead of inventory data
Wednesday, 23 May 2018 03:16 WIB

Harga minyak mengambil berbeda Selasa, dengan acuan global mencatat rekor baru 3 ½ tahun tertinggi sementara acuan minyak AS bergeser lebih rendah, dengan pedagang mengkaji pengaruh potensial dari perkembangan terkait dengan Iran dan Venezuela terhadap prospek produksi minyak mentah dalam negeri. ...

Oil Prices Hover at 3 1/2-Year Highs on Expectations for Tighter Global Supply
Tuesday, 22 May 2018 18:56 WIB

Harga minyak mendorong ke level tertinggi 3 1/2 tahun pada Selasa ini, karena investor cemas atas output masa depan dari Iran dan Venezuela pada prospek sanksi baru AS di negara-negara tersebut. Minyak mentah West Texas Intermediate Juni di New York Mercantile Exchange naik 18 sen, atau 0,3%, menja...

Oil prices mark another finish at their highest in 3 1/2 years
Tuesday, 22 May 2018 01:54 WIB

Harga minyak menetap di level tertinggi pada Senin sejak akhir November 2014, didukung oleh ekspektasi yang berkembang bahwa AS akan memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Venezuela menyusul apa yang disebut sebagai pemilihan presiden " sham " di negara Amerika Selatan. Sanksi kemungkinan akan ...

Oil Edges Higher as Venezuela Election Stokes Supply Worries
Monday, 21 May 2018 19:14 WIB

Minyak berjangka naik pada Senin karena kekhawatiran AS bisa menjatuhkan sanksi baru pada Venezuela, setelah pemilu akhir pekan di negara yang dipandang sebagai tidak sah oleh oposisi dan pemerintah asing. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni di New York Mercantile Exchange n...

Oil Gains Near $72 as World's Top Economies Reach Trade Truce
Monday, 21 May 2018 14:26 WIB

Minyak naik mendekati $ 72 per barel karena kesepakatan gencatan ekonomi antara AS dan China meredakan kekhawatiran perang dagang, dan sebelum pertemuan antara para menteri produsen utama Rusia dan Arab Saudi terkait harga minyak mentah. Minyak berjangka di New York naik sebanyak 0,9 persen. Menter...

ANOTHER NEWS
Tokyo Stocks Close Lower on Jitters Over US-N.Korea Talk
Wednesday, 23 May 2018 13:37 WIB Tokyo stocks closed lower Wednesday with investor sentiment hurt by downbeat remarks from US President Donald Trump on planned talks with the North Korea's leader, and trade with China. The benchmark Nikkei 225 index fell 1.18 percent or 270.60...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.