Sentimen Stimulus, Dolar Melemah pada Hari Kedua Terhadap Yen
Tuesday, 19 November 2013 15:43 WIB | UNCATEGORISED |

Bloomberg (19/11) - Dolar jatuh untuk hari kedua terhadap yen pada spekulasi juru bicara Federal Reserve termasuk Ketua Ben S.Bernanke akan mengulangi pertumbuhan ekonomi yang belum cukup untuk di lakukannya pemangkasan stimulus.

The Bloomberg US Dollar Index mendekati level terendahnya dalam lebih dari seminggu terakhir setelah Presiden The Fed New York William C. Dudley mengatakan kemarin dia lebih berharap tentang ekonomi sementara menunjukkan tidak adanya perubahan pembelian obligasi. Mata uang Australia naik untuk hari ketiga seiring risalah rapat bank sentral yang menunjukkan pembuat kebijakan melihat "Mengumpulkan bukti" pemotongan suku bunga bekerja. Euro berada mendekati dua minggu level tertingginya sebelum laporan yang diperkirakan akan menunjukkan kepercayaan investor Jerman meningkat.

Dolar jatuh 0,1 persen ke level 99,85 yen pada pukul 7:37 waktu London, menambah penurunan sebesar 0,2 persen kemarin. Dolar meluncur 0,1 persen menjadi US$ 1,3516 per euro setelah kemarin menyentuh level harga US$ 1,3542 , terlemah sejak 6 November. Mata uang Jepang naik 0,1 persen menjadi 134,96 per euro.

Indeks Bloomberg US Dollar, yang memantau greenback terhadap 10 mata uang utama, turun sebesar 0,1 persen menjadi 1,014.84 kemarin, ketika menyentuh level 1,013.49, terendah sejak 7 November lalu. (izr)

RELATED NEWS

Dow drops 350 points as this week's sell-off accelerates after Trump says China 'broke the deal'
Thursday, 9 May 2019 23:37 WIB

Stocks fell on Thursday, resuming a deep sell-off this week, after President Donald Trump said China "broke the deal" at a rally Wednesday evening, fueling worries the U.S. and China will be unable to hatch a trade agreement before new tariffs go into effect at midnight. The Dow Jones Industrial Av...

AUD/JPY hits lowest since March 28 ahead of Aussie building approvals
Friday, 3 May 2019 07:53 WIB

AUD/JPY is on the slippery floors, having printed a 5.5-week low of 77.94 a few minutes before press time. The currency pair created a bearish lower high at the resistance at 78.76, which is the 61.8% Fibonacci retracement of the rally from 77.54 to 80.72, earlier this week and now appears on track...

Gold market aims for rebound after biggest daily drop in 2 weeks
Monday, 7 January 2019 20:31 WIB

Gold futures traded higher on Monday, after the precious metal booked its worst single-session drop in two weeks Friday, amid signs of economic resilience in the U.S., despite slowing international growth. February gold on Comex gained $7.20, or 0.6%, at $1,293 an ounce, following a 0.7% fall on Fr...

Emas melayang di dekat level terendah 1 tahun jelang pertemuan Trump-Juncker
Wednesday, 25 July 2018 19:44 WIB

Emas berjangka stabil di dekat terendah satu tahun pada Rabu karena penguatan indeks dolar yang mereda jelang pertemuan siang hari antara pejabat tinggi Uni Eropa dan Presiden Donald Trump. Pasar finansial dari saham ke obligasi hingga logam mulia dan mata uang sebagian besar tertekan ketika Presid...

Saham HK berakhir lebih tinggi setelah aksi Selloff lima hari (Review)
Friday, 9 February 2018 04:33 WIB

Bursa Saham Hong Kong berakhir dengan kenaikan pada hari Kamis ini, menghentikan lima hari kerugian yang telah kehilangan sekitar delapan persen dari Indeks Hang Seng, meskipun para pedagang tetap khawatir tentang volatilitas di pasar dunia. Indeks HSI menambahkan 0,42 persen atau 128,07 poin, ditu...

POPULAR NEWS
Monday, 11 November 2019 15:32
Hong Kong Stocks End With Steep Losses
Tuesday, 12 November 2019 07:50
Asia shares turn sluggish ahead of Trump speech
ANOTHER NEWS
European Stocks Close Lower Amid US-China Trade Concerns; Tullow Oil Down 27%
Wednesday, 13 November 2019 23:56 WIB European stocks closed lower on Wednesday amid concern over U.S.-China trade talks, while investors monitored comments from Federal Reserve Chairman Jerome Powell. The pan-European Stoxx 600 was down 0.2% at 406.04 during afternoon trade, dragged...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.