Yen Turun Ditengah Spekulasi Peningkatan Stimulus BOJ
Monday, 24 March 2014 10:55 WIB | UNCATEGORISED |

Yen melemah terhadap pasangan utama sebelum Deputi Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kikuo Iwata berpidato pada hari ini di tengah spekulasi bahwa BOJ akan meningkatkan stimulus untuk mengurangi dampak dari kenaikan pajak yang direncanakan mulai berlaku minggu depan.

Mata uang Australia melemah setelah data manufaktur China kurang dari estimasi para ekonom. Permintaan untuk dollar terbatas sebelum laporan sektor manufaktur AS hari ini yang menurut ekonom akan menunjukkan bahwa ekspansi di bidang manufaktur mengalami perlambatan. Pembuat kebijakan Federal Reserve menggeser pedoman untuk kenaikan biaya pinjaman ke data-data yang lebih kualitatif dan menaikan perkiraan untuk tingkat biaya pinjaman pada tanggal 19 Maret lalu, yang memacu lonjakan pada greenback.

Yen melemah 0,3 persen menjadi 141,44 per euro pada 11:32 pagi di Tokyo dan turun 0,3 persen menjadi 102,52 per dolar. Mata uang bersama 18-negara Eropa, euro sedikit berubah pada posisi $ 1,3796.

Indeks Manajer Pembelian  (PMI) manufaktur China turun menjadi 48,1 pada bulan Maret, menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics Ltd pada pagi hari ini. Dibandingkan dengan angka pembacaan awal 48,7 berdasarkan estimasi rata-rata dari analis yang disurvei oleh Bloomberg News dan angka akhir di 48,5 pada bulan Februari. Angka di atas 50 memisahkan garis antara sinyal ekspansi atau kontraksi.

Dolar Australia terdepresiasi 0,1 persen menjadi 90,72 sen AS setelah turun sebanyak 0,4 persen sebelumnya.(frk)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Dow drops 350 points as this week's sell-off accelerates after Trump says China 'broke the deal'
Thursday, 9 May 2019 23:37 WIB

Stocks fell on Thursday, resuming a deep sell-off this week, after President Donald Trump said China "broke the deal" at a rally Wednesday evening, fueling worries the U.S. and China will be unable to hatch a trade agreement before new tariffs go into effect at midnight. The Dow Jones Industrial Av...

AUD/JPY hits lowest since March 28 ahead of Aussie building approvals
Friday, 3 May 2019 07:53 WIB

AUD/JPY is on the slippery floors, having printed a 5.5-week low of 77.94 a few minutes before press time. The currency pair created a bearish lower high at the resistance at 78.76, which is the 61.8% Fibonacci retracement of the rally from 77.54 to 80.72, earlier this week and now appears on track...

Gold market aims for rebound after biggest daily drop in 2 weeks
Monday, 7 January 2019 20:31 WIB

Gold futures traded higher on Monday, after the precious metal booked its worst single-session drop in two weeks Friday, amid signs of economic resilience in the U.S., despite slowing international growth. February gold on Comex gained $7.20, or 0.6%, at $1,293 an ounce, following a 0.7% fall on Fr...

Emas melayang di dekat level terendah 1 tahun jelang pertemuan Trump-Juncker
Wednesday, 25 July 2018 19:44 WIB

Emas berjangka stabil di dekat terendah satu tahun pada Rabu karena penguatan indeks dolar yang mereda jelang pertemuan siang hari antara pejabat tinggi Uni Eropa dan Presiden Donald Trump. Pasar finansial dari saham ke obligasi hingga logam mulia dan mata uang sebagian besar tertekan ketika Presid...

Saham HK berakhir lebih tinggi setelah aksi Selloff lima hari (Review)
Friday, 9 February 2018 04:33 WIB

Bursa Saham Hong Kong berakhir dengan kenaikan pada hari Kamis ini, menghentikan lima hari kerugian yang telah kehilangan sekitar delapan persen dari Indeks Hang Seng, meskipun para pedagang tetap khawatir tentang volatilitas di pasar dunia. Indeks HSI menambahkan 0,42 persen atau 128,07 poin, ditu...

ANOTHER NEWS
Stocks on Track to Build on Records as Investors Remain Optimistic on U.S.-China Trade Talks
Monday, 18 November 2019 19:32 WIB Stock-index futures point to a higher start for Wall Street on Monday, with equities set to build on last week™s push to records as investors remain optimistic over U.S.-China trade talks. Futures on the Dow Jones Industrial Average rose 80...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.