Stocks, Commodity, Currencies, Energy Overview Mid Day
Thursday, 22 December 2016 16:10 WIB | MARKET REVIEW |

Ekuitas Hong Kong pimpin penurunan di bursa Asia, menyusul penurunan tajam AS yang diikuti penurunan harga minyak di tengah kenaikan stok minyak mentah secara tidak terduga.

Indeks MSCI Asia-Pacific terkoreksi pasca indeks Dow Jones Industrial Average gagal mencapai level 20.000 ditengah berkurang volume transaksi jelang akhir tahun. Saham-saham Hong Kong bersiap untuk memasuki fase koreksi, namun ekuitas China naik tipis pasca menghapus penurunan sebelumnya. Indeks Dollar Spot Bloomberg terus melanjutkan penurunannya pasca turun tipis 0,1 persen pada hari Rabu kemarin. Sementara itu, minyak mentah diperdagangkan di bawah level $53 per barel untuk hari kedua pasca data menunjukkan stok minyak AS meningkat untuk pertama kalinya dalam lima pekan terakhir.

ekuitas global tengah mengambil nafas pasca reli yang dipicu oleh kejutan kemenangan Donald Trump pada bulan November lalu, didukung dengan rendahnya volume transaksi jelang liburan akhir tahun. Pasar obligasi juga mengalami tekanan menyusul aksi jual pasca obligasi tenor 10-tahun melonjak ke level tertingginya sejak 2014 lalu, pekan ini suku bunga pada kisaran 7 basis poin.

"Penurunan hampir dialami seluruh saham di Wall Street akibat penurunan harga minyak, yang memberikan sedikit pengaruh ke pasar Asia hari ini," menurut Jingyi Pan, ahli strategi di IG Asia di Singapura. "Rendahnya volume transaksi juga memberikan sedikit momentum pada perdagangan jelang akhir tahun."

Saham

  • ·       Indeks Hang Seng turun 0,9 persen pukul 03:22 waktu sore Hong Kong, menuju ke level terendah sejak Juli lalu, indeks mengalami penurunan dari level tertingginya September lalu hingga 10 persen. Indeks CSI 300 China turun 0,1 persen.
  • ·         Indeks MSCI Asia-Pacific turun 0,3 persen, lanjutkan penurunan selama tiga hari.
  • ·         Indeks Topix dan Nikkei Jepang turun 0,1 persen pada penutupan perdagangan di Tokyo, keduanya turun untuk hari kedua.
  • ·         Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,5 persen, mencatat penguatan untuk hari keempat. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru terapresiasi 0,7 persen, naik untuk hari kelima.
  • ·         Indeks S&P 500 turun 0,3 persen ke level 2,265.18 pada penutupan hari Rabu di New York, sementara indeks Dow Jones terkoreksi 0,2 persen dan ditutup pada level 19,941.96.

Mata Uang

  • ·         Indeks Dollar Spot Bloomberg sedikit bergerak pasca turun 0,1 persen pada Rabu, namun masih berada di jalur untuk kenaikan lebih dari 3 persen pada tahun ini.
  • ·         Yen melemah 0,1 persen ke level 117,68 per dolar pasca menguat 0,3 persen pada hari Rabu.
  • ·         Euro naik 0,1 persen ke level $1,0443
  • ·         Dolar Selandia Baru (Kiwi) naik 0,1 persen pasca rilis laporan produk domestik bruto negara itu, sementara krona Swedia menguat 0,3 persen setelah naik di hari Rabu setelah Riksbank memperpanjang program pelonggaran kuantitatif hingga tahun depan.

Obligasi

  • ·         Obligasi yield 10-tahun jatuh 2 basis poin pada hari Rabu menjadi 2,53 persen.
  • ·         Obligasi yield 10-tahun Jepang turun 1 basis poin menjadi 0,05 persen.
  • ·         Obligasi Jerman jatuh tempo berada di 0,25 persen pada hari Rabu.

Komoditas

  • ·         Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,1 persen menjadi $52,47 per barel Kamis setelah jatuh sebesar 1,5 persen hari Rabu, penurunan pertama dalam sepekan terakhir.
  • ·         Emas sedikit berubah selama dua hari terakhir di level $1,130.63 per troy ounce. (izr)

RELATED NEWS

Ulasan Pasar selama November - Desember 2016
Wednesday, 7 December 2016 16:41 WIB

Badai politik yang dimulai di Inggris dengan hasil referendum pada Juni lalu juga melanda AS pada bulan November dengan kemenangan mengejutkan Donald Trump dalam pemilihan presiden. Fokus investor kini cepat bergeser ke administrasi Trump akan yang tengah berusaha untuk mencapai di Oval Office. Pote...

Penurunan Minyak Pekan ini Cukup Berikan Tekanan pada Bursa Saham Global dan Komoditas
Monday, 26 September 2016 15:34 WIB

Reli saham “ saham global terhenti seiring meningkatnya keraguan para pelaku pasar atas keberhasilan paket stimulus ditengah beragamnya data “ data ekonomi. Saham hentikan reli selama empat hari terakhir karena saham Apple inc. seret indeks S&P 500 ke teritori negatif lebih dalam terkait sp...

Today Market Review 17-06-2016
Friday, 17 June 2016 15:57 WIB

Saham “ saham global rebound dari level terendahnya dalam empat pekan terakhir, komoditas menguat dan pound menguat pasca pembunuhan seorang anggota parlemen U.K. mendorong spekulasi Inggris akan cenderung kurang untuk memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. obligasi jatuh seiring permintaan untuk a...

Today Market Review 16 “ 6 “ 2016
Thursday, 16 June 2016 17:27 WIB

Saham “ saham  merosot diikuti dengan harga minyak dan industri logam pasca hasil pertemuan bank sentral AS dan Jepang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi global tengah kehilangan momentumnya. Yen melonjak tajam pasca Bank of Japan (BOJ) menahan diri dari pelonggaran kebijakan moneter, mendorong ha...

Daily Market Review 13/06/2016
Tuesday, 14 June 2016 13:00 WIB

Market Review 13/06/2016 INDEKS China Aksi jual ekuitas global semakin meningkat sehingga mendorong indeks Shanghai Composite terkoreksi sebesar 3,2% pada penutupan perdagangan hari Senin, dengan sekitar 25 saham menurun untuk setiap satu saham yang naik. Indeks ChiNext, indeks saham lebih kec...

POPULAR NEWS
Friday, 16 February 2018 22:36
US Stocks Open Flat Amid Investor Caution
Friday, 16 February 2018 11:36
Trump Vows to Push for School Safety
Friday, 16 February 2018 22:03
Gold heads for best weekly gain since 2016
Friday, 16 February 2018 17:15
Gold Set for Best Week Since 2016 on Dollar Slump
ANOTHER NEWS
US Stocks Open Flat Amid Investor Caution
Friday, 16 February 2018 22:36 WIB Wall Street stocks were flat in early trading Friday, threatening a five-day winning streak in a sign investors remain somewhat cautious after the volatility in equities this month. About 15 minutes into trading, the Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.